#perikanan#budidaya

Sulap Pekarangan Jadi Kolam Ikan Solusi di Tengah Pandemi

( kata)
Sulap Pekarangan Jadi Kolam Ikan Solusi di Tengah Pandemi
Rusdi, pengusaha budi daya ikan nila di Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Memanfaatkan pekarangan rumah agar menghasilkan pundi-pundi rupiah merupakan hal positif dan bisa memotivasi masyarakat. 

Rusdi, warga Hadimulyo Timur, Metro Pusat menyulap pekarangan rumahnya menjadi kolam budi daya ikan nila demi memenuhi kebutuhan di masa pandemi covid-19. 

Berawal dari pemancingan biasa, kini Rusdi sudah mulai mengembangkan usahanya hingga memiliki enam keramba pembesaran ikan dan satu kolam untuk indukan. 

"Mulai pertama kali pada 2018. Awalnya saya hanya membuka pemancingan ikan saja dengan satu kolam ini. Kemudian saya punya pikiran budi daya serta pembesaran ikan nila," ujar Rusdi, saat ditemui di rumahnya, Minggu, 20 Juni 2021. 

Baca: 420 Ribu Benih Ikan Siap Dilepasliarkan untuk Tingkatkan Produksi

 

Dengan bermodalkan 12 indukan ikan nila, usaha Rusdi sudah menghasilkan ribuan ekor ikan. Bahkan, dia mulai mempelajari teknik penjualan ikan konsumsi. 

"Ikan nila ini mempunyai keunggulan, yakni dengan dibiarkan saja bisa berkembang biak sendiri asal makanannya jangan sampai kosong," kata dia. 

Dia menjelaskan, keramba yang dimilikinya cukup untuk kapasitas 400 ekor benih ikan nila dan dapat dipanen setelah berusia tiga bulan. 

"Satu keramba itu bisa menghasilkan ratusan kilogram. Jika dinominalkan bisa mencapai Rp2 juta," ujarnya. 

Rusdi berharap usaha budi daya ikan nila miliknya bisa terus berkembang dengan rencana menambah jumlah keramba. 

"Saat ini saya juga belum bisa menyetorkan ke lapak pedagang ikan. Hanya melayani pembelian konsumsi saja. Untuk sekilonya Rp25 ribu, isinya bisa lima hingga enam ekor," ujar dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar