pilkada2020lampungtimur

Jalan Sugianto-Masrizal di Lamtim Makin Terjal

( kata)
Jalan Sugianto-Masrizal di Lamtim Makin Terjal
Ketua KPU Lamtim Wasiyat Jarwo Asmoro saat menyerahkan hasil rapat pleno verifikasi faktual kepada perwakilan bakal calon perseorangan, Senin (20/7/2020). Dok/KPU Lamtim


Sukadana (Lampost.co): Bakal pasangan calon perseorangan bupati dan wakil bupati Lampung Timur, Sugianto-Masrizal, nampaknya harus benar-benar berjuang keras untuk memenuhi jumlah syarat dukungan.

Komisi Pemilihan umum (KPU) Kabupaten Lamtim pada rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan tingkat kabupaten, Senin, 20 Juli 2020, menetapkan hanya sejumlah 19.843 syarat dukungan Sugianto-Masrizal yang memenuhi syarat (MS). Sementara syarat dukungan minimal untuk dapat maju sebagai kandidat calon bupati dan waki bupati Lamtim adalah 59.262 dukungan.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan perseorangan tingkat kabupaten dipimpin Ketua KPU Lamtim Wasiat Jarwo Asmoro didampingi para Komisioner Desman Yusri, Wahid Setio Budi, Wanahari, dan F. Bagus Kumbara. 

Ketua KPU Lamtim Wasiat Jarwo Asmoro menjelaskan untuk dapat maju dan ditetapkan sebagai calon bupati-wakil bupati dari jalur perseorangan, peserta harus memenuhi persyaratan pencalonan yaitu minimal sejumlah 59.262 dukungan memenuhi syarat.

Selanjutnya, dari hasil verifikasi 45.408 dukungan yang telah dilakukan pihaknya, jumlah dukungan Sugianto-Masrizal yang dinyatakan memenuhi syarat hanya 19.843 dukungan. Sehingga untuk memenuhi syarat dukungan minimal sejumlah 59.262 tersebut masih terdapat kekurangan 39.419 dukungan.

“Ya dari hasil verifikasi faktual sejumlah 45.408 dukungan yang dilakukan oleh PPS, hanya 19.843 dukungan yang memenuhi syarat,” kata Wasiat Jarwo. 

Untuk memenuhi syarat dukungan minimal tersebut, lanjut Wasiyat, bakal calon Sugianto-Masrizal diberikan waktu untuk mengajukan perbaikan kekurangan dukungan pada masa perbaikan mulai 25 Juli hingga 27 Juli 2020. 

Kemudian berdasarkan ketentuan untuk perbaikan dukungan tersebut bakal calon perseorangan harus menyerahkan dua kali jumlah kekurangan dukungan.

"Karena masih terdapat kekurangan dukungan sejumlah 39.419, maka harus menyerhakan dua kali jumlah kekurangan tersebut yaitu 78.838 dukungan lagi," ujarnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar