#pencabulan#DosenUin#11saksi#beritalampung

Sudah Periksa 11 Saksi Soal Pencabulan Dosen UIN

( kata)
Sudah Periksa 11 Saksi Soal Pencabulan Dosen UIN
Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung AKBP I Ketut Seregi, Selasa (25/2/2019).(Foto:Dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Subdit IV Remaja Anak, dan wanita (Renakta), Ditreskrimum Polda Lampung, masih melanjutkan Penyidikan atas dugaan asusila, dengan terlapor oknum Dosen UIN Raden Intan SH, yang diduga berbuat tak senonoh terhadap mahasiswinya berinisal EF.

"Sudah ada 11 saksi, dan masih kita dalami, kasusnya sudah di tingkat sidik," ujar Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung AKBP I Ketut Seregi, Selasa (25/2/2019).

Sayangnya Ketut belum mau memaparkan hasil teknis Pemeriksaan tersebut. Namun, sebelumnya Ketut memaparkan total saksi, yang diperiksa di tingkat sidik, sama seperti ditingkat penyelidikan sampai dilakukan gelar perkara kembali. Para saksi dari berbagai unsur, yakni Pelapor, rekan pelapor,pihak kampus, BEM UIn,  saksi ahli, hingga terlapor. "Belum ada tersangka, tapi sudah sidik," Katanya.

Sebelumnya Ketut menyatakan perkara tersebut telah terpenuhi unsur tindak Pidananya, usai memeriksa 14 saksi, dan akhirnya perkara tersebut naik di tingkat penyidikan. 

Subdit IV Remaja, Anak, dan wanita (Renakta), Ditreskrimum Polda Lampung menangani perkara dugaan asusila, dengan terlapor oknum dosen UIN Raden Intan Lampung SH, dengan pelapor EF, mahasiswi kampus tersebut. Kejadian tersebut berlangsung pada (21/12/2018).

Dosen tersebut dilaporkan ke Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung. SH dilaporkan dengan nomor LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT, Polda Lampung. 

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar