#banjir

Sudah Empat Hari, Banjir di Banjarmasin Belum Surut

( kata)
Sudah Empat Hari, Banjir di Banjarmasin Belum Surut
Banjir di daerah Sungai Andai Banjarmasin Utara, Minggu, 17 Januari 2021. ANTARA/Sukarli


Banjarmasin (Lampost.co) -- Banjir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memasuki hari keempat dan belum juga surut. Permukaan air justru naik meski tidak ada turun hujan karena kondisi air laut masih pasang dan air kiriman dari hulu.
 
"Malam tadi selain pasang tinggi juga kiriman air dari hulu dan daerah tetangga sudah mengisi ke sungai-sungai kita," kata Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dispupr) Kota Banjarmasin, Hizbulwathoni, di Banjarmasin, Minggu, 17 Januari 2021.
 
Dia menjelaskan Kota Banjarmasin berada di paling hilir Sungai Martapura, hingga ketika sungai-sungai meluap, air turun ke pemukiman warga hingga banjir makin tinggi.
 
Menurut Thony sapaan akrabnya air laut pasang yang masuk ke seratus lebih sungai-sungai di Kota Banjarmasin dengan intensitas yang masih sama dengan kemarin.
 
"Kalau pasang tingginya diprediksi hingga besok, 18 Januari 2021, lalu akan berangsur-angsur menuju pasang normal, kita perkirakan tanggal 21 Januari pasangnya sudah normal," jelasnya.
 
Yang belum bisa diprediksi, ungkap Thony, adalah air kiriman dari bagi hulu Sungai Martapura, di mana daerah tetangga bagian hulu seperti Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan daerah Banua enam sedang mengalami banjir parah.
 
"Nah, air banjir dari daerah hulu itu yang kita tidak tahu sampai kapan berakhirnya, sehingga kita tetap waspada," ungkapnya.
 
Dari pantauan di lapangan, banjir di daerah Sungai Andai, Banjarmasin Utara memang naik dari hari sebelumnya, bahkan sebagian harus warga harus mengungsi ke tempat aman, karena air sudah masuk ke dalam rumah.
 
"Memang air banjir hari ini naik dibanding kemarin," kata Samsuri warga Komplek Kayu Bulan Sungai Andai, Banjarmasin Utara.
 
Menurut dia air mulai naik di daerahnya malam tadi pukul 23.00 WITA, hingga pukul 03.00 WITA. Setelah itu ada penurunan hingga pagi ini.  "Moga tidak naik lagi malam ini," ungkapnya.
 
Kota Banjarmasin sudah menetapkan status siaga darurat bencana banjir pada 15 Januari 2021, sehingga membuat posko dan dapur umum untuk korban banjir.
 
Sebelumnya BPBD Kota Banjarmasin menyampaikan sekitar 9.600 jiwa menjadi korban banjir, bahkan sekitar 500 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar