CPNS2019CPNSLampung
CPNS 2019

Sudah 613 Peserta CPNS Tak Lolos Verifikasi Ajukan Sanggahan

( kata)
Sudah 613 Peserta CPNS Tak Lolos Verifikasi Ajukan Sanggahan
Ilustrasi. Google Images

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 613 peserta Calon Pegawai Negeri (CPNS) di Lampung yang tidak lolos verifikasi administrasi mengajukan sanggahan secara online.

Kepala BKD Provinsi Lampung Lukman mengatakan sampai hari ini, Selasa, 17 Desember 2019 pukul 13.00 WIB baru terdata 613 peserta yang melakukan sanggahan. Di lingkup pemprov sendiri ada 14.114 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan dinyatakan lolos administrasi, sementara yang tidak memenuhi syarat atau gugur administrasi ada 1.438 peserta.

"Berdasarkan data, ada 613 peserta yang melakukan sanggahan dan dua peserta yang sanggahannya sudah dijawab," katanya kepada Lampung Post, Selasa, 17 Desember 2019.

Pelamar yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi berhak melakukan sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi selama tiga hari yakni, 17-19 Desember 2019. Adapun ketentuan dalam masa sanggah adalah pelamar melakukan sanggahan melalui laman https://sscn.bkn.go.id dan tidak diperbolehkan memperbarui atau memperbaiki dokumen yang telah diunggah. Tim Pelaksana Seleksi CPNS akan memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar.

Bagi Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi dan tidak melakukan sanggahan dalam kurun waktu yang telah ditentukan, maka pelamar dianggap menerima hasil seleksi administrasi tersebut. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berhak mengikuti seleksi selanjutnya yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Terpisah, Yana Sari (28) Peserta CPNS 2019 yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi mengatakan bahwa pihaknya melakukan sanggahan. Ia menceritakan bahwa dirinya melamar di Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan Jabatan Pemula - Polisi Pamong Praja (Umum) namun dinyatakan tidak lulus dengan alasan dari verifikatornya karena scan ijazah dan nilai tidak jelas serta tidak melampirkan surat keterangan sehat dari RSUD Pesawaran.

"Syarat administrasi yang tidak terpenuhi seperti transkrip nilai dan akreditasi. Saya juga sudah lakukan sanggahan," katanya. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar