plnlistriksubsidi

Subsidi Listrik PLN 450 VA dan 900 VA Diperpanjang

( kata)
Subsidi Listrik PLN 450 VA dan 900 VA Diperpanjang
Ilustrasi subsidi listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA - - Foto: Medcom


Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir memastikan subsidi listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA akan terus berlanjut hingga Maret 2021.

Pemberian subsidi ini merupakan bagian dari pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19 dan komitmen Presiden Joko Widodo untuk tetap memastikan rakyat yang ekonominya terdampak pandemi tetap mendapat stimulus dari pemerintah.

"Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, kami di KPCPEN yang didalamnya juga ada Pak Menko Airlangga Hartarto dan Ibu Sri Mulyani, sebagai Menkeu baru-baru ini melakukan rapat dengan Menteri ESDM agar PLN terus memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Erick dalam keterangan tertulis, Sabtu, 2 Januari 2021.

Menteri BUMN itu menambahkan subsidi biaya listrik tetap akan berlaku sesuai dengan sistem yang sudah berlaku sebelumnya. Pelanggan dengan daya 450 VA akan mendapatkan pembebasan biaya penuh alias gratis. Sementara pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA akan mendapat diskon 50 persen.

Adapun, perpanjangan subsidi ini berlaku pada tahap pertama 2021 yakni Januari hingga Maret.

"Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik PLN berupa diskon 100 persen atau gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA serta diskon 50 persen untuk pelanggan rumah tangga daya 900 VA selama tiga bulan ke depan, sampai Maret 2021," jelasnya.

Untuk bulan selanjutnya, pemerintah akan mengkaji lagi kemungkinan perpanjangan subsidi listrik tersebut. Pemerintah akan melihat dan memantau kondisi masyarakat yang terdampak untuk kemudian memutuskan memberi bantuan.

"Pemerintah akan melanjutkan program stimulus pada 2021 untuk pemulihan ekonomi dan penanganan covid-19 termasuk di antaranya untuk pengadaan vaksin, bansos tunai, subsidi bunga, pembiayaan UMKM serta ketahanan pangan," tutupnya.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar