#pjbupati#pdip#nasdem

Strategi PDIP dan NasDem Lampung Usai Kadernya tak lagi Jadi Bupati

( kata)
Strategi PDIP dan NasDem Lampung Usai Kadernya tak lagi Jadi Bupati
Ilustrasi. MI/Rommy Pujianto


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepemimpinan tiga kepala daerah di Kabupaten Mesuji, Pringsewu, dan Tulangbawang Barat (Tubaba) telah diganti Penjabat (Pj) Bupati seiring habisnya masa jabatan mereka sejak memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2019 lalu.


Meski begitu, partai politik (parpol) pengusung para mantan bupati itu tetap menjaga elektabilitas mereka demi menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. 

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Sutono menjelaskan, habisnya masa jabatan Umar Ahmad di Kabupaten Tubaba, misalnya, tidak begitu berpengaruh dan belum menunjukkan adanya potensi penurunan elektabilitas partai.

"PDIP partai pemenang di Lampung. Kami menang di sembilan kabupaten/kota. Tentu kami punya strategi," ujar dua, Minggu, 29 Mei 2022. 

Baca: Arinal Larang Pj Bupati Utak-atik Kebijakan

 

Menurutnya, PDIP bukan merupakan partai yang beroirentasi terhadap individu, tetapi berkiblat pada kekuatan sistem organisasi partai mulai dari kepengurusan di tingkat desa hingga pusat.

"(Masa jabatan Umar Ahmad habis) tidak jadi persoalaan, karena yang kita gerakkan adalah sistem partainya," kata dia.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPD Partai NasDem Lampung, Fauzan Sibron. Menurutnya, kemenangan calon yang diusung partainya di Kabupaten Mesuji, Khamami, yang kemudian kepemimpinannya diteruskan Saply TH tidak sampai mengganggu elektabilitas partai saat periode jabatan itu tuntas diabdikan. 

Bahkan, Fauzan menyebut partainya itu tidak terlalu fokus menjaga elektabilitas di Mesuji.  Tetapi, NasDem lebih mencurahkan konsenstrasi dalam membela kepentingan masyarakat secara umum melalui peran kader partai dan juga anggota legislatif.

"DPRD harus sungguh-sungguh kerja dan memberi manfaat buat masyarakat. Itu yang menjadikan masyarakat luas bisa merasakan manfaat dari keberadaan sebuah partai," ujar dia.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar