#sembako#kebutuhanpokok#beras

Stok Beras di Lampung Cukup untuk Setahun ke Depan

( kata)
Stok Beras di Lampung Cukup untuk Setahun ke Depan
Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung, Faisal. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masyarakat di Provinsi Lampung diminta tetap tenang dan jangan khawatir terkait ketersediaan pangan di Bumi Ruwai Jurai. Perum Bulog Divisi Regional Lampung menyatakan masih menyerap beras/gabah dari petani dan menjamin pangan aman sampai tahun depan.

Hal tersebut menjawab adanya persoalan ancaman gagal panen di beberapa daerah karena diserang hama tikus. Di Metro, ada sekitar 50 hektare sawah diserang hewan pengerat tersebut. Nasib serupa juga dialami petani di Lampung Selatan dan Lampung Timur.

"Saat ini Bulog masih menyerap gabah/beras petani. Bulog Lampung sudah menyerap kurang lebih 27.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung, Faisal kepada Lampost.co, Kamis, 10 Juni 2021.

Baca: Cadangan Beras di Lambar Masih 52 Ton

 

Ia juga meyakinkan bahwa kualitas dan produktivitas beras masih aman karena pelaksanaannya sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras Oleh Pemerintah. Kebijakan tersebut dalam rangka stabilisasi ekonomi nasional, melindungi tingkat pendapatan petani, stabilisasi harga beras, pengamanan cadangan beras pemerintah, dan penyaluran beras untuk keperluan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Inpres tersebut mengatur kebijakan pengadaan gabah/beras melalui pembelian gabah/beras dalam negeri dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah, yakni; Pertama, Harga Pembelian Gabah Kering Panen dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 25% dan kadar hampa/kotoran maksimum 10% adalah Rp3.700,-/kg di petani, atau Rp3.750,-/kg di penggilingan.

Kedua, Harga Pembelian Gabah Kering Giling dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 14% dan kadar hampa/kotoran maksimum 3% adalah Rp4.600,-/kg di penggilingan, atau Rp4.650,-/kg di gudang Perum Bulog. Ketiga Harga Pembelian Beras dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 14%, butir patah maksimum 20%, kadar menir maksimum 2% dan derajat sosoh minimum 95% adalah Rp7.300,-/kg. 

"Pelaksaan sesuai Inpres No.5 Tahun 2015, ada ketentuan terkait kadar air, dan sebagainya. Ketersedian beras kita aman sampai tahun depan," katanya.

Ia juga mengatakan ketersediaan stok beras di Gudang Perum Bulog Provinsi Lampung mencapai 47 ribu ton. Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Bumi Ruwai Jurai sampai setahun ke depan di 15 kabupaten/kota.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar