#kb#alatkontrasepsi#beritalambar

Stok Alat Kontrasepsi Kondom di Dinas KB Lambar Kosong

( kata)
Stok Alat Kontrasepsi Kondom di Dinas KB Lambar Kosong
Kabid KB dan KS Dinas Pengendalian Penduduk KBPP dan PA Lambar, Heli Puspitawati. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co): Stok alat kontrasepsi berupa kondom pada Dinas Pengendalian Penduduk, KBPP dan PA Lampung Barat saat ini mengalami kekosongan.

Kabid KB dan KS Dinas Pengendalian Penduduk KBPP dan PA Lambar, Heli Puspitawati, mendampingi Plt Kadis Henry Faisal, mengatakan kekosongan alat kontrasepsi kondom itu terjadi sejak pertengahan September lalu. Namun demikian kebutuhan di fasilitas kesehatan diperkirakan masih ada. Sebab pendistribusian alat kontrasepsi terakhir ke seluruh fasilitas kesehatan sebagai pelaksana pelayanan KB baru dilaksanakan diawal September lalu.
 
Sementara itu, kata dia, alat kontrasepsi lainya seperti IUD, pil, dan lainya masih cukup hingga dua bulan kedepan. "Kalau kontrasepsi berupa kondom sudah kosong. Namun untuk stok kontrasepsi lainya masih cukup hingga dua bulan kedepan," kata Helli, Selasa, 22 September 2020.

Terkait kekosongan stok kontrasepsi kondom itu, kata dia, pihaknya sudah mengusulkan kebutuhan ke provinsi. Kini pihaknya masih menunggu pendistribusianya.

"Ternyata stok kondom, baik di provinsi dan pusat saat ini juga sedang mengalami kekosongan. Untuk kebutuhan stok kami sudah mengusulkan sebanyak 40 gros untuk antisipasi kebutuhan pendistribusian," kata dia.

Ia menambahkan untuk pencapaian target KB selama tahun 2020 sampai saat ini realisasinya sudah mencapai 14.620 peserta atau sekitar 86% dari target sebanyak 17 ribu peserta KB baru. Pihaknya optimis target itu akan tercapai.

Untuk KB jenis Modus Operasi Pria (MOP), lanjut dia, sebenarnya hingga saat ini sudah ada tiga orang yang mendaftar. Ketiganya dari Batubrak, Balikbukit, dan Sekincau. Namun karena saat ini masih terjadi pandemi covid-19 maka pelaksanaanya belum bisa dilaksanakan. Sebab untuk peserta KB jenis MOP, pelayananya harus dilaksanakan secara khusus.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar