#humaniora#stebiliwa#kemenag#beritaliwa

STEBI Liwa Resmi Kantongi Izin Operasional dari Kemenag

( kata)
STEBI Liwa Resmi Kantongi Izin Operasional dari Kemenag
Direktur Jendral Pendidikan Islam, Kamarudin Amin menyerahkan SK Izin Pendirian kepada Ketua STEBI Liwa Dedi Irawan didampingi Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI Kemenag RI Agus Soleh di Hotel Merissey Jakarta, Selasa (9/7/2019). IST

LIWA (Lampost.co) -- Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (DIKTIS) Kementerian Agama (Kemenag) RI akhirnya memberikan izin operasional kepada Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Liwa, Lampung Barat. Penggagas berdirinya STEBI Liwa, Fauzi mengatakan bersyukur atas keberhasilan STEBI Liwa atas dikantonginya izin operasional dari Menteri Agama RI Nomor 304 Tahun 2019.

STEBI Liwa, Lambar mendapatkan izin Strata Satu dengan tiga prodi yaitu Ekonomi Syariah, Penbankan Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah. "Kita mulai urus izin sekitar bulan September 2017, alhamdulillah kemarin 9 Juli 2019 pendirian STEBI Liwa sudah keluar izinnya," katanya.

Fauzi menambahkan dirinya sedang mendorong tumbuhnya perguruan tinggi di Kabupaten Lampung Barat untuk meningkatkan indek pembangunan manusia di Kabupaten Lampung Barat, saat ini IPM Kabupaten Lampung Barat berada di posisi 10 dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Hal ini, kata dia, sangat penting agar bisa lahir intelektual muslim yang bisa berguna bagi bangsa dan negara.

"Semoga hadirnya STEBI Liwa dapat berkontribusi untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bidang pendidikan agar bisa lahir intelektual muda dari yang bisa ikut berkontribusi mencerdaskan bangsa khususnya di Lampung Barat," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Liwa Dedi Irawan mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada Kementerian Agama RI yang telah menyerahkan Keputusan Menteri Agama Nomor: 304 Tahun 2019 tentang Izin Pendirian STEBI Liwa mengatakan, proses ini berlangsung cukup lama karena pengajuan permohonan dan berkas-berkas sudah dilakukan sejak 2017 lalu.

"Setelah menerima Keputusan Menteri Agama ini kami akan langsung membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020," ucap Dedi.

Widodo/ Rilis



Berita Terkait



Komentar