Covid-19korona

Status Zona Bandar Lampung Berpotensi Turun

( kata)
Status Zona Bandar Lampung Berpotensi Turun
Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (lampost.co) -- Daerah dengan status zona merah hingga kini terus bertambah. Meski begitu terdapat 18 daerah yang berpotensi turun menjadi zona oranye salah satunya Bandar Lampung.

Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, status zona merah diberikan kepada daerah dengan skor di atas 1,81.

Skor tersebut dihitung berdasarkan 3 kriteria standar yang ditetapkan WHO, yaitu kondisi epidemiologi, pelayanan kesehatan, dan tim surveilans pada suatu daerah.

"Daerah yang mendekati zona merah di Lampung adalah Kota Bandar Lampung," ujarnya dalam Konferensi Pers Virtual tentang Perkembangan Penanganan Covid-19 dan Tanya Jawab Media, Kamis, 21 Januari 2021.

Zona oranye adalah daerah dengan kisaran skor 1,76 - 1,8. Daerah lainnya yang mendekatinya zona oranye adalah Tanggerang Selatan, Jakarta Timur, Tasikmalaya, Bandung Barat, Kebumen, Banyumas, Gunung Kidul, Mojokerto, Bima, Sumba Timur, Barito Timur, Berau, Kotamobago, Manado, Mongondow Timur, Bau bau, dan Jayapura.

Koordinator Tim Pakar Satgas Covid-19 itu juga mengungkapkan, ada peningkatan jumlah zona yang signifikan dalam periode 1 minggu terakhir. Dari total 70 daerah pada minggu lalu, saat bertambah menjadi 108 daerah.

"Ini adalah alarm keras untuk segera memperbaiki penanganan di setiap daerah, karena ini adalah jumlah terbanyak sejak awal pandemi global Covid-19," ungkapnya.

Pihaknya meminta pemerintah di daerah yang mulai membaik untuk saling bahu membahu menekan kasus covid di daerahnya masing-masing. Kepala daerah harus memberikan pelayanan kesehatan dengan standar yang sesuai. Sehingga angka kesembuhan dapat meningkatkan dan mengurangi angka kematian.

"Masyarakat juga harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hingga saat ini pencegahan yang paling efektif adalah 3M," tegas Wiku.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar