#hotel56kalianda#malpelayananpublik#beritalamsel

Status Hotel 56 Kalianda jadi Mal Pelayanan Publik Tak Jelas

( kata)
Status Hotel 56 Kalianda jadi Mal Pelayanan Publik Tak Jelas
Kondisi Hotel 56 Kalianda, Lampung Selatan. (Lampost.co/Juwantoro)

KALIANDA (Lampost.co) -- Rencana Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan untuk merubah status Hotel 56 Kalianda menjadi mal pelayanan publik terganjal kontrak kerjasama dengan pihak pengembang.

Pasalnya, hingga kini proses pemutusan kontrak kerjasama pengelolaan lahan dan Hotel 56 Kalianda antara Pemkab Lamsel dengan PT. Rajabasa Devindo Lampung (RDL) tidak jelas kapan akan dilaksanakan.

Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Kabupaten Lampung Selatan Setiawansyah, mengatakan proses pemutusan kontrak kerjasama tidak jadi dilaksanakan pada Senin (21/5/2018) ini.

"Agenda rapat pembahasan pemutusan kerjasama yang ada itu salah. Sebab, nanti pukul 15.00 ada acara salat berjamaah, pengarahan bupati Lampung Selatan dan buka bersama di Masjid Bani Hasan dengan para  pejabat se-Lamsel," ujar dia, ketika ditemui di lingkup kantor Bupati Lamsel, Senin (21/5/2018).

Juwantoro



Berita Terkait



Komentar