#lombadesa#srikaton

Srikaton Wakili Kecamatan Tanjungbintang dalam Lomba Desa

( kata)
Srikaton Wakili Kecamatan Tanjungbintang dalam Lomba Desa
ades Srikaton Sugiman berfoto bersama tim penilai Lomba Desa Lampung Selatan di tempat wisata alam gunung batu desa Srikaton Kecamatan Tanjungbintang Lampung Selatan, Kamis (10/2/2022). (Foto:Lampung Post/Sukisno)


Kalianda (Lampost.co)--Desa Srikaton mewakili Kecamatan Tanjungbintang mengikuti lomba desa tingkat Kabupaten Lampung (Lamsel) 2022.

Dipilihnya Desa Srikaton mewakili Kecamatan Tanjungbintang karena memiliki beberapa keunggulan, di antaranya memiliki wisata alam gunung batu yang sudah menjadi wisata unggulan Lampung Selatan, memiliki alun-alun desa, dan masih kentalnya budaya lokal.

Camat Tanjungbintang, Hendri Hatta, mengatakan dipilihnya desa Srikaton mewakili Kecamatan Tanjungbintang karena memiliki keunggulan dibandingkan desa-desa yang lain.

"Desa Srikaton ini banyak keunggulan selain menjadi desa wisata, sudah punya alun-alun, pojok baca, tarian tradisional juga dilestarikan di sini seperti tari lesung tadi saat penyambutan," ujar Hendri.
Kades Srikaton, Sugiman, mengatakan pihaknya berupaya semaksimal mungkin mempersiapkan lomba. "Kami sudah maksimal bahkan kami sampai lembur ngecat-ngecatnya," ujarnya, Senin, 14 Februari 2022.

Selain itu, desanya selain memiliki wisata alam gunung batu, juga melestarikan tarian tadisional Lesung, dan menampilkan hasil UMKM masyarakat.

"Sekarang kami serahkan kepada tim penilai, semoga hasilnya maksimal. Desa kami ini banyak keunggulan, wisata gunung batu kami sudah menjadi wisata unggulan kabupaten. Kami juga penghasil batu cincin bungur, pak presiden Jokowi juga pernah pake batu bungur asli dari sini," kata Sugiman.

Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Beni Chandra, menjelaskan ada tiga indikator penilaian dalam lomba desa ini diantaranya, yang pertama bidang pemerintah meliputi pemerintahan, kinerja, kreativitas pemberdayaan, teknologi informatika, dan pelestarian budaya. Kedua bidang kewilayahan meliputi identitas, batas, inovasi, tanggap siaga bencana, dan pengaturan investasi," katanya.

Selain itu bidang kemasyarakatan meliputi, partisipasi masyarakat, lembaga masyarakat, pemberdayaan, keamanan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan kapasitas masyarakat.

"Dalam lomba desa ini ada tiga indikator yang dinilai, pertama bidang pemerintah, kedua bidang Kewilayahan, ketiga bidang kemasyarakatan," ujar Beni Chandra dalam acara di Balai Desa Srikaton, Kamis (10/2/2022).

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar