pajakpenerimaanpajakviruskorona

SPPT PBB Perdesaan di Lambar Dibagikan Secara Terpisah

( kata)
SPPT PBB Perdesaan di Lambar Dibagikan Secara Terpisah
Penyerahan SPPT PBB kepada kecamatan Suoh. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co): Dalam rangka melakukan pencegahan penyebaran virus korona, pola pembagian SPPT PBB sektor perkotaan dan perdesaan yang dilakukan BPKD Lampung Barat tahun ini tidak lagi dilakukan melalui pertemuan, tetapi dibagikan secara terpisah terjadwal.

Hal itu adalah dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus korona menindaklanjuti surat edaran (SE) Bupati Lambar Nomor: 060/242/09/2020 tentang Antisipasi dan Kesiapsiagaan Penyebaran Virus Korona atau Covid-19.

Kabid PBB Erwiensyah Husein mendampingi Kadis Daman Nasir, mengatakan Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), Surat Tanda Terima Setoran (STTS), dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) PBB biasanya diserahkan secara simbolis dan dibagikan serentak bersamaan dengan kegiatan rakor PBB dan PAD, namun untuk 2020 ini ditiadakan.

Erwiensyah menambahkan, pembagian SPPT, STTS dan DHKP PBB tahun 2020 dilaksanakan dalam dua hari mulai Senin (30 Maret 2020) sampai Selasa (31 Maret 2020). Pengambilan dilakukan camat dan trantib.

Untuk tahun sebelumnya, lanjut dia, penyerahan SPPT, STTS dan DHKP PBB itu dibagikan secara serentak bersamaan kegiatan rapat koordinasi bersama seluruh camat dan OPD pengelola PAD. Namun untuk tahun ini kegiatan rakor itu ditiadakan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

"Pengambilan SPPT PBB itu dilakukan dalam dua hari sesuai waktu yang telah ditentukan. Masing-masing kecamatan telah diatur jam pengambilannya. Masing-masing kecamatan diberikan rentang waktu selama satu jam," ujarnya.

Dia menambahkan target PBB tahun ini ditetapkan Rp4,3 miliar dari 177.840 objek pajak (OP) yang tersebar di 15 kecamatan se-Lambar.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar