#KRIMINAL#BERITALAMPUNGSELATAN#DAGINGSAPI

Spesialis Penipu Daging Sapi Ditangkap Polsek Natar 

( kata)
Spesialis Penipu Daging Sapi Ditangkap Polsek Natar 
Ilustrasi (Foto:Dok.Lampost.co)


Natar (Lampost.co) -- Satuan Reserse Kriminal Polsek Natar, Lampung Selatan (Lamsel) mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan daging sapi sebanyak 35 kilogram, yang terjadi di Desa Natar, Kecamatan Natar. 

Diduga pelaku atas nama Novri Firmansyah (37), warga Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Terhadap korban atas nama Bayu Ade Kurniawan (31), warga setempat. 

Kapolsek Natar Kompol Hendy Prabowo mengatakan, modus pelaku yakni membeli daging sapi dari korban sebanyak 35 kilogram, untuk dikirimkan ke Rumah Makan Puti Minang. Namun, saat hendak membayar, pelaku beralasan tidak membawa uang tunai.

"Pelaku menjanjikan bahwa daging akan dibayar setelah sampai di rumah makan. Mengingat, antara korban dengan pelaku sudah saling kenal, maka daging tersebut diberikan," kata Kapolsek Natar di ruang kerja, Senin 22 Februari 2021.

Korban tidak begitu saja melepaskan pelaku. Ia meminta rekannya, Satria Rizky (18) dan Deni Anggoro (24) untuk mengawal perjalanan pelaku menuju RM Puti Minang. Namun, ditengah perjalanan mereka kehilangan jejak pelaku. 

"Di perjalanan saksi kehilangan jejak, sehingga pelaku berhasil kabur. Setelah dikroscek ke Rumah Makan Puti Minang, ternyata  tidak ada pembelian daging dari pelaku atas nama Novri Firmansyah," ujar Kompol Hendy. 

Korban lalu menghubungi pelaku melalui ponsel, namun tidak aktif. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 35 kilogram daging sapi, atau sekitar Rp4,2 juta. 

"Korban merasa ditipu, dibohongi, dan tidak terima. Sehingga korban melapor ke Polsek Natar, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek. 

Tim Opsnal Polsek Natar kemudian melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dan mengetahui keberadaan tersangka yang masih berada di sekitaran Bandar Lampung. 

"Tim berhasil menangkap pelaku di sekitaran Kecamatan Sukabumi. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan penipuan terhadap korban atas nama Bayu. Daging tersebut telah dia jual di Pasar Panjang Bandar Lampung, dengan seorang pedagang berinisial A," ujar Kapolsek. 

Pelaku juga mengakui telah melakukan penipuan terhadap korban lainnya antara lain Dede di Pasar Gintung, Agung di Pasar Smep,  H. Ibing di Pasar Gintung, Ipul di di Pasar Smep, Yanto di Pasar Gintung dan H.Tian di Gedung air. 

"Semua daging-dagingnya dijual kepada laki- laki berinisial A tersebut," kata dia. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar