#SPBU#premium

SPBU Pekon Menyancang Hentikan Pengisian Premium Sementara

( kata)
SPBU Pekon Menyancang Hentikan Pengisian Premium Sementara
SPBU krui di Pekon Penggawa Lima Ilir kecamatan way krui, kondisi pelayanan terlihat normal, selasa (11/2-2020) sore. Yon


Krui (Lamppost.co) -- Pengelola SPBU Krui yang berlokasi di Pekon Penggawalima Ilir, Kecamatan Way Krui dituding tidak mengutamakan pelayanan kepada pelanggan.

Pasalnya pihak SPBU , menutup sementara pengisian bahan bakar jenis premium, karena tidak tertibnya pengecor bensin dan pembeli untuk kendaraan umum milik sendiri di tempat itu.

"Ini terjadi karena tidak tertibnya si pemburu premium (pengecoran). Selain itu petugas SPBU Menyancang, kurang baik melayani pengisian premium," ujar Aldi, seorang konsumen , yang membeli bensin , Selasa, 11 Februari 2020.

Bahkan sebagai konsumen, lanjut Aldi, dirinya merasa sangat kecewa atas pelayanan petugas di SPBU tersebut.

"Saya memberikan uang 160 ribu, akan tetapi yang diisikan oleh petugas hanyalah 150 ribu. Padahal saya ini bukan pengecor tetapi untuk kendaraan sendiri, bukan untuk dijual kembali,"kata Aldi.

Ditandaskannya, penutupan pelayanan pengisian bahan bakar premium di SPBU itu, berlangsung selama satu sampai dua jam, sekitar pukul 07.30 sampai 09.30 WIB.

 Dikonfirmasi, pengelola SPBU Krui, Azwar Anas, Selasa, 11 Februari 2020 di SPBU itu,  mengatakan penyebab ditutupnya SPBU karena jatah premium (bensin) di SPBU itu terbatas.

Maka untuk pembeli menggunakan kendaraan pribadi atau umum dibatasi. Mereka hanya boleh membeli bensin maksimal harga Rp100 ribu/kendaraan. Namun ada pembeli atau konsumen yang memaksa mau membeli bensin seharga Rp250ribu.

"Jatahnya Rp100ribu, dia memaksa mau beli seharga Rp250ribu. Operator kami takut dan tentu tidak memberi keinginan pembeli itu, karena aturan ini sudah kesepakatan bersama. Saya juga tadi pagi nggak ada di sini tetapi saya dihubungi oleh pihak polsek pesisir tengah memberi tahu tentang hal ini, " kata Azwar .

Peristiwa itu sendiri kata dia tidak berpengaruh pada kelancaram pelayanan bbm di spbu itu, petugas tetap melayani pembeli. Situasi spbu berjalan normal dan tetap kondusif.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar