#dprd#opd#perda

Sosialisasi Perda Kota Metro Beralih ke Tangan OPD

( kata)
Sosialisasi Perda Kota Metro Beralih ke Tangan OPD
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Metro, Yulianto. (Foto: Lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- DPRD Kota Metro meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) yang telah disahkan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Metro, Yulianto menegaskan, sosialisasi itu penting demi meminimalisir pelanggaran terhadap Perda.  

"Sebelumnya yang mensosialisasikan adalah DPRD. Namun, dalam aturan yang baru, DPRD sudah tidak bisa untuk mensosialisasikan ke masyarakat. Jadi yang harus menjabarkan adalah OPD terkait," kata dia, Rabu, 17 Agustus 2022. 

Baca: DPRD Lampung Target Sahkan 26 Perda selama 2022

 

DPRD, lanjut dia, hanya bisa mengawal dan mengevaluasi penerapannya. 

"Seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Pengelola Pakai dan Retribusi Daerah (BPPRD), dan lainnya yang nanti bisa menyampaikan. Misalnya, persoalan pajak itu banyak masyarakat yang belum memahami, jadi OPD harus bekerja secara maksimal," tambahnya. 

Yulianto menjelaskan, sekalipun DPRD bisa menyampaikan, itu hanya sebagai narasumber dan tidak lagi menerima honor. 

"Bisa dilakukan, tapi tidak ada honor untuk kami anggota DPRD. Produk DPRD itu memang adalah Perda. Jadi semaksimal mungkin OPD yang harus menyampaikan kepada masyarakat," ujarnya. 

Yulianto khawatir, jika Perda ini tidak disampaikan kepada masyarakat, nantinya ada beberapa warga yang melanggar tetapi merasa dirinya tidak melanggar. Sehingga sangat merugikan baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. 

"Kita untuk memantau dan mengawasi supaya itu bisa berjalan dengan baik. Pelaksanaan terhadap masing-masing OPD itu tetap kami awasi. Perda sudah di buat. Bagaimana nih, sudah sampai mana penerapannya, sehingga butuh evaluasi. Nanti paling tidak setahun sekali akan kami evaluasi," pungkasnya. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar