#meninggal#sopirtruk

Sopir yang Meninggal di Dayasakti Bukan karena Covid-19

( kata)
Sopir yang Meninggal di Dayasakti Bukan karena Covid-19
Tim medis dengan menggunakan APD lengkap mengavakuasi jenazah Riyadi yang ditemukan meninggal dunia di jalan provinsi Tiyuh Dayasakati. Dok. Warga

Panaragan (Lampost.co) -- UPTD Puskesmas Rawat Inap Mampu Poned Dayamurni memastikan Riyadi, warga RT 23 RW 05 Tiyuh Margakencana, Kecamatan Tulangbawang Udik, sopir yang ditemukan meninggal tiba-tiba di jalan lintas provinsi Tiyuh Dayasakti, akibat gagal jantung. Korban ditemukan warga telah meninggal di dalam mobilnya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan tim medis Puskesmas Dayamurni disimpulkan kalau korban Riyadi meninggal disebabkan infark miocard akut atau gagal jantung" kata Renty Hastuti, dokter yang memeriksa korban, dalam keterangan pers yang diterima Lampost.co, Kamis, 30 April 2020.

Sebelumnya, korban ditemukan warga Tiyuh Dayasakti, Kecamatan Tumijajar,  telah meninggal dalam truk yang ia kendarai pada pukul 13.00. Korban bersama anaknya hendak menuju Simpang Propau, Lampung Utara, untuk mengantarkan kayu.

"Warga kami yang melihat langsung menghubungi Puskesmas Dayamurni untuk dilakukan pemeriksaan terhadap korban," kata Kepalo Tiyuh Dayasakti Sahri.

Tim medis UPTD Puskesmas Dayamurni tiba 15 menit kemudian di lokasi dengan menggunakan satu kendaraan ambulans dan tiga tenaga medis yang dilengkapi alat pelindung diri (APD). Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Dayamurni dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah ditemukan riwayat penyakit hipertensi dan asam lambung yang kambuh. Riandi, anak korban, menambahkan almarhum selama satu bulan tidak pernah bepergian keluar daerah, tidak ada keluhan sakit, dan tidak pernah kontak dekat dengan warga pendatang dari luar daerah.

Saat ini jenazah telah dipulangkan ke rumah duka di Tiyuh Margakencana, untuk dilakukan penanganan pemakaman secara umum.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar