#kecelakaan#lalulintas

Sopir Kontainer Penyebab Kecelakaan Maut di PJR Jadi Tersangka

( kata)
Sopir Kontainer Penyebab Kecelakaan Maut di PJR Jadi Tersangka
Kanit Gakkum Lakalantas Polresta Bandar Lampung Iptu Agus Djatmiko menjelaskan kronologi kecelakaan beruntun di turunan PJR, Jalan Ir. Sutami, Sukabumi, Bandar Lampung, Senin, 30 Mei 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengemudi truk kontainer, Kamto (55), yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun di turunan (PJR) Jalan Ir Sutami, Sukabumi, Waylaga, Bandar Lampung ditetapkan tersangka. Akibat peristiwa itu, menyebabkan dua orang meninggal dan delapan orang luka ringan. 

Selain ditetapkan tersangka, Warga Natar Lampung Selatan itu kini mendekam di Mapolresta Bandar Lampung. Sebab penyidikan dan pengumpulan berkas perkaranya segera dikirim ke Kejaksaan Negeri.

Kanit Gakkum Lakalantas Polresta Bandar Lampung, Iptu Agus Djatmiko mengatakan, saat kejadian, Senin, 30 Mei 2022, pihaknya langsung menggelar rekonstruksi hingga pukul 01.00 WIB dini hari.

Usai meminta keterangan para saksi, pihaknya menyimpulkan sopir kontainer menjadi tersangka.

"Karena remnya blong, hingga menabrak beberapa kendaraan hingga ringsek dan mobil yang ada di depannya," katanya melalui telepon, Rabu, 1 Juni 2022.

Sopir kontainer bernomor polisi (nopol) K 8092 OB dijerat Pasal 310 Ayat (2) dan (4) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

"Dalam hal kecelakaan mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun biasanya,"ujarnya.

Baca juga: Enam Motor dan Dua Mobil Ringsek Akibat Kecelakaan Beruntun di PJR

Diberitakan sebelumnya, kecelakan beruntun terjadi di Jalan Insinyur Sutami, PJR Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, Senin, 30 Mei 2022, sekitar pukul 17.30 WIB. 

Warga setempat Erwin mengatakan, kecelakaan itu diakibatkan truk kontainer nopol K 8092 OB datang dari arah Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan menuju arah Panjang, Bandar Lampung.

Setiba di tengah turunan, rem truk kontainer diduga blong. Akibatnya, menabrak beberapa motor di depannya dan dua unit mobil. Hal itu menyebabkan dua orang meninggal dan delapan luka ringan. 

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar