#kecelakaan#tolsumatera#jtts

Sopir Penyebab Kecelakaan di Km 76 JTTS Belum Jadi Tersangka

( kata)
Sopir Penyebab Kecelakaan di Km 76 JTTS Belum Jadi Tersangka
Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan di Jalan tol Trans Sumatera ruas Kotabaru mengakibatkan satu orang tewas. Dok. Warga


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satlantas Polres Lampung Selatan belum menetapkan tersangka dari kejadian kecelakaan lalu lintas di JTTS km 76 pada Jumat pagi, 17 Januari 2020. Akibat kecelakaan tersebut, Feri Budi Setiawan (28), sopir truk sembako asal Way Kanan, meninggal usai tertabrak, dan tergencet truk Fuso BH-8022-NU, yang dikemudikan Yogi Firmansyah (22), warga Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Belum ditetapkan karena masih tahap lidik. Sementara status sopir tersebut saksi terperiksa, tapi sudah kami amankan," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Lampung Selatan, Iptu Halim, Minggu, 20 Januari 2020.

Namun, penyidik sudah melakukan olah TKP, membuat sketsa penyebab lakalantas, termasuk mengantongi CCTV tol saat kejadian. "Tinggal nanti ada saksi lagi yang kami periksa. Kami juga BAP si sopir dulu karena kejadiannya kan baru, terus baru digelar apakah ada unsur pidananya, baru nanti naik sidik," katanya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Agustinus Rinto mengatakan kecelakaan beruntun tersebut terjadi pada Jumat pagi, 17 Januari 2020, pukul 08.00 WIB, di Km 76 JTTS, Desa Lematang, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan. Kejadian bermula, saat truk Colt Diesel BE-8233-MV yang dikemudikan korban berjalan beririingan dengan truk Colt Diesel BA-8513-EU yang dikemudikan rekannya Doni, warga Sumatera Barat,  dari arah Bakauheni menuju Palembang.

Ketika sampai di km 76, kedua truk tersebut mengambil jalur kiri dan berhenti guna mengecek kondisi ban. "Pada saat berhenti di bahu jalan Km 76 tiba-tiba dari arah belakang datang truk Fuso BH-8022-NU dan sopir diduga mengantuk kemudian menabrak iring-iringan korban," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar