#bandarlampung

Sopir Ekspedisi Bawa Materai 10 ribu Diperiksa di Mapolresta Bandar Lampung

( kata)
Sopir Ekspedisi Bawa Materai 10 ribu Diperiksa di Mapolresta Bandar Lampung
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu, 15 Juni 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung memeriksa sopir ekspedisi Indah Cargo yang membawa materai 10 ribu ke kantor PT Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung.


Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra menyampaikan Polresta sudah mengatensi kasus tersebut. Dia menyatakan puluhan saksi sudah dimintai keterangan termasuk sopir.

"Satreskrim Polresta terus melakukan pendalaman dan memanggil puluhan saksi termasuk sopir truk ekspedisi yang membawa materai tersebut,"kata Dennis di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu, 15 Juni 2022.

Saat ditanya apakah ada indikasi sopir yang mengangkut materai tersebut menggelapkan materai, Dennis belum bisa memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan.

"Menunggu hasil pemeriksaan. Mohon Doanya. Semoga pelaku segera terungkap,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, mobil ekspedisi Indah Cargo dari perusahaan Damri mengangkut dua karung materai 10 ribu dari Jakarta. Namun, sesampainya di Kantor Cabang PT. Pos Indonesia Bandar Lampung pada Rabu 11 Mei 2022, satu karung raib. Dalam karung tersebut terdapat 150 ribu lembar materai 10 ribu. Akibatnya, PT. Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung merugi hingga Rp1,5 miliar.

Setelah dua pekan, pihak PT. Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung melaporkan surat kehilangan dengan nomor LP/B/1177/V/2022/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung pada 31 Mei 2022.

Berdasarkan keterangan karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung, Rizki Hasibuan (32), materai tersebut diketahui hilang saat bongkar muat pengantar barang di kantor pos.

Di sisi lain, General Manager PT.Pos Indonesia KCU Bandar Lampung, Risdayati enggan memberikan keterangan secara gamblang mengenai kronologis kejadian tersebut. Pihaknya sudah menyerahkan kasus itu ke Polresta Bandar Lampung.


 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar