#ASUSILA#BERITALAMPUNG

Sopir Cabuli Anak Tiri Disidang

( kata)
Sopir Cabuli Anak Tiri Disidang
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hendra Sumarna (38), yang berprofesi sebagai sopir harus menjalani persidangan secara tertutup di PN Tanjungkarang. Ia didakwa melakukan perbuatan asusila terhadap anak tirinya, berinisial MF (11). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gustini mendakwa Hendra dengan pasal sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 82 Ayat (1) UU.RI No.17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 01 Tahun 2016  Tentang Perubahan kedua atas UU RI  No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.


Dalam perbuatannya, pelaku berbuat asusila pada 9 Mei 2021 malam terhadap korban di kediamannnya. Usai kejadian tersebut, dua minggu berturut-turut pelakau berbuat asusila terhadap korban. Dua minggu kemudian, atau pada 21 Mei, terdakwa menyetubuhi korban secara paksa dengan ancaman. Usai kejadian, korban melarikan diri ke rumah nenek korban. Hingga pada 26 Mei 2021, pelaku ditangkap oleh aparat.

Kuasa Hukum Terdakwa Tarmizi berharap jaksa penuntut umum dan majelis hakim memberikan vonis lebih ringan dari ancaman dakwaan. Sebab ibu korban yang juga suami terdakwa sudah memaafkan perbuatan suaminya dan ada upaya perdamaian. Sebelumnya, ibu korban juga tidak melaporkan secara langsung perbuatan terdakwa karena larangan dari korban. Meski akhirnya tetap terdakwa dilaporkan ke pihak berwajib.

"Keterangan yg diberikan saksi (pada sidang tertutup 7 Juni 2021) semoga  pertimbangan baik oleh JPU dan Majlis Hakim," ujar Tarmizi di PN Tanjungkarang, Selasa, 8 Juni 2021.


Upaya perdamaian tersebut diharapkan menjadi acuan bagi JPU dan majelis hakim dalam memberikan tuntutan hingga vonis nantinya.

"Sehingga putusan nanti betul-betul memberikan putusan yang bisa membuat semua pihak legowo dan adil sesuai dengan perbuatan terdakwa," katanya. 

Sidang selanjutnya dengan agenda mendengarkan keterangan saksi akan kembali digelar di PN Tanjungkarang, pada 14  Juni 2021. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar