#beritalampung#beritalampungterkini#pialadunia2022#pialaduniaqatar#pialadunia2022qatar#swiss#kamerun

Sommer Buktikan Keraguan dengan Jadi Bintang Duel Swiss Vs Kamerun

( kata)
Sommer Buktikan Keraguan dengan Jadi Bintang Duel Swiss Vs Kamerun
Aksi kiper Swiss Yann Sommer saat menyelamatkan gawang dari serangan Kamerun pada laga Grup G di Stadion Al-Janoub Stadium, Doha, Kamis sore, 24 November 2022. AFP/Glyn Kirk


Jakarta (Lampost.co) -- Swiss memetik hasil memuaskan dengan mengalahkan Kamerun 1-0 pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2022 Qatar, Kamis sore, 24 November 2022. Gol semata wayang La Nati—julukan Swiss—dicetak Breel Embolo, tapi bintang lapangan atau Man of the Match yang dipilih FIFA ialah kiper Yann Sommer.

Embolo baru bisa mencetak gol kemenangan Swiss setelah menyepak umpan silang mendatar Xherdan Shaqiri pada menit ke-48. Gol ini tidak Embolo rayakan secara berlebihan karena Kamerun itu sendiri merupakan tanah kelahirannya.

Baca juga: Korea Selatan dan Uruguay Berbagi Poin 

Namun, baik sebelum dan sesudah gol itu tercipta, Indomitables Lions—julukan Kamerun—memang lebih sering menekan Swiss dan bahkan punya peluang lebih banyak di sepanjang laga, yakni 8 total tembakan yang lima di antaranya tepat sasaran, dua meleset, dan satu diblok.

Bukan tugas mudah bagi Swiss meredam gempuran Kamerun karena mereka harus merelakan tampil agak pasif supaya wilayah pertahanannya tidak diubrak-abrik. Namun, Swiss pun diuntungkan memiliki kiper Sommer yang berhasil melakukan lima penyelamatan penting di sepanjang laga. 

Data statistik Sofascore menunjukkan Sommer mendapat nilai tertinggi 8,2 dalam pertandingan Swiss vs Kamerun. Di bawahnya, terdapat bek tengah Kamerun Jean-Charles Castelletto dan bek tengah Swiss Nico Elvedi yang mendapat nilai 7,3. Sementara itu, Embolo yang mencetak gol penentu kemenangan Swiss memperoleh nilai 7,0.

Sommer tampil di Qatar ketika berusia 33 tahun dan masih aktif sebagai kiper utama Borussia Moenchengladbach di Bundesliga Jerman. Dia sempat diragukan tampil dalam laga pembuka Piala Dunia 2022 karena baru pulih cedera, tapi pelatih Swiss Murat Yakin punya optimisme tinggi untuk menurunkannya dan pertaruhan itu pun membuah tiga poin penting di Grup G yang diisi juga Brasil dan Serbia.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar