#SOFTBALL#LAMPUNG

Softball Gubernur Cup U-23, Jaring Atlet Lampung untuk Pra PON 2023

( kata)
Softball Gubernur Cup U-23, Jaring Atlet Lampung untuk Pra PON 2023
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebagai atlet kehormatan, memukul bola dengan stik, sebagai tanda dibukanya Softball Gubernur Cup U-23  se-Provinsi Lampung di PKOR Way Halim, Minggu, 25 September 2022. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung  (Lampost.co) -- Sembilan club softball yang terdiri dari enam club pria dan tiga club wanita berlaga pada event Softball Gubernur Cup U-23  se-Provinsi Lampung. Kompetisi tersebut digelar pada 25 September hingga 2 Oktober 2022 di PKOR Way Halim.

Enam club softball putra yang berlaga terdiri dari Mohican A, Mohican B, Garmet, Wildcats, Smanda dan Dolphin. Sedangkan club perempuan terdiri dari Mohican, Garmet, dan Kota Bandung

Ketua Pengprov Persatuan Baseball dan Softlball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Lampung,  Wirian Sada Merinda mengatakan Softball Gubernur Cup tersebut digelar dengan tujuan utama sebagai ajang seleksi para atlet untuk berlaga di Pra PON 2023.

Menurutnya, ajang seperti itu harus digelar dengan tujuan pencarian bibit unggul dan regenerasi para atlet yang sudah tidak lagi muda. Sebab, Lampung mempunyai tugas berat untuk minimal mempertahankan satu emas dari nomor softball dan satu perak dari baseball, yang diraih pada PON XX Papua yang lalu.

"Karena mempertahankan ini lebih sulit, apalagi provinsi lain juga sudah persiapan lebih dulu," kata dia.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemprov Lampung Syaiful Darmawan mengatakan,  raihan Perbasasi Lampung pada PON XX yang lalu sangat maksimal dengan raihan satu emas dan satu perak. Menurutnyam Pemprov Lampung terus mendukung Perbasasi Lampung mulai dari peningkatan fasilitas, pemberian insentif atlet, hingga perbaikan tata kelola manajemen. Ini juga sebagai upaya mendukung  program anak muda berjaya, terutama olahraga, kesenian, dan kreatifitas," kata dia.

Sementara, Ketua Pelaksana Lazuardhi Arraniri mengatakan, pada kategori pria menggunakan sistem setengah kompetisi. Sedangkan, kategori perempuan menggunakan sistem full kompetisi. "Yang perempuan dia full, home away sistemnya,"  kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar