kebiri

Soal Vonis Kebiri, Pengadilan Tinggi Nyatakan Siap Setelah Ada Putusan

( kata)
Soal Vonis Kebiri, Pengadilan Tinggi Nyatakan Siap Setelah Ada Putusan
Kasi Penkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan di ruang kerjanya. (dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Vonis kebiri kepada pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur mengacu kepada Undang-Undang Perlindungan Anak. Sedangkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020 adalah tata cara pelaksanaan tindakan kebiri.

Hakim Tinggi sekaligus Humas Pengadilan Tinggi Jesayas Tarigan mengatakan PP tersebut adalah tentang teknis pelaksanaan hukum kebiri. Ke depan, kalaupun ada vonis hakim untuk dilakukan kebiri maka hal ini juga mengacu kepada PP ini. 

Sedangkan untuk Undang-undang yang mengatur berkaitan tentang ini ada di dalam UU Perlindungan Anak. Namun demikian dalam penerapannya mesti ada tuntutan dari Kejaksaan untuk dijatuhkan vonis kebiri. Sebab putusan kebiri diberikan setelah melalui beberapa tahapan yang diantaranya meliputi penilaian klinis.

"Logikanya adalah PP itu mengatur tata cara kebiri, jadi kalau ada putusan hakim yang menjatuhkan demikian maka mengacu pada PP itu," kata dia, Senin, 4 Januari 2021.

Sedangkan Kasi Penkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan menyatakan pada prinsipnya Kejaksaan siap memberikan tuntutan ini kepada predator anak. Karena pelaku kejahatan ini sudah tentu merusak masa depan korban. Menurutnya, ini adalah langkah serius pemerintah dalam melindungi generasi penerus bangsa.

"Karena Jaksa sesuai dengan UU Hukum Acara Pidana selaku eksekutor melaksanakan putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap," ujarnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengesahkan PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak pada 7 Desember 2020.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar