#LAMTIM

Soal Sanksi Oknum Guru Diduga Mencuri, Disdikbud Lamtim Tunggu Proses Hukum

( kata)
Soal Sanksi Oknum Guru Diduga Mencuri, Disdikbud Lamtim Tunggu Proses Hukum
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur, Marsan saat ditemui beberapa waktu lalu. Lampost.co/Arman Suhada


Sukadana (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Timur sangat menyayangkan terkait dugaan oknum guru yang mencuri uang kepala sekolah SDN 4 Ratnadaya, Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.

Terkait sanksi untuk dua oknum guru tersebut, Disdikbud Lamtim menunggu proses hukum. "Kita tunggu proses hukum yang sudah ditangani oleh penegak hukum. Kami akan melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kadisdikbud Lamtim, Marsan, Senin, 19 Desember 2022.

Dua oknum guru yang telah dilaporkan ke polisi tersebut yakni SR, berstatus PNS dan EN berstatus sebagai honorer.

Marsan sangat menyayangkan jika benar kedua guru tersebut mencuri uang. Menurutnya, tenaga pendidik, harusnya menjadi contoh dan tauladan. "Harusnya tenaga pendidik adalah suri tauladan bagi anak didik dan lingkungan, tapi kok malah ini membuat tindakan yang tidak terpuji," kata dia.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Johannes Erwin Parlindungan Sihombing menyebutkan, kasus tersebut saat ini telah dilimpahkan ke Polsek Raman Utara.

"Benar, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke kami pada 2 Desember 2022. Tapi kami sudah limpahan ke Polsek Raman Utara terkait kasus tersebut," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 4 Ratnadaya, Sri Muslimah mengatakan uangnya yang dicuri mencapai Rp137 juta.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar