#LAMSEL

Soal Kuota PPPK, Ratusan Guru Honorer di Lamsel Unjuk Rasa

( kata)
Soal Kuota PPPK, Ratusan Guru Honorer di Lamsel Unjuk Rasa
Para guru honorer di Lampung Selatan berunjuk rasa, di halaman Kantor Bupati Lamsel, Kamis, 17 November 2022. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Ratusan guru honorer di Kabupaten Lampung Selatan yang tergabung dalam Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPG - PPPK) berunjuk rasa, di halaman Kantor Bupati Lamsel, Kamis, 17 November 2022, sekitar pukul 09.00 WIB.

 

Para guru honorer yang didampingi Ormas Garuda Lampung Selatan menuntut kejelasan 797 guru honorer yang lulus passing grade agar bisa diangkat menjadi PPPK.

 

Koordinator Wilayah GLPP -PPPK Lampung Selatan Fulkan Gaviri, meminta Pemerintah Kabupaten Lamsel dapat membuka formasi guru lebih banyak bukan hanya 70 orang. Sebab, 797 guru honorer di kabupaten ini kini tidak jelas nasibnya. Padahal, lulus passing grade.

 

"Jika, APBD Pemkab Lampung Selatan tidak cukup, kami yang akan menghadap ke pemerintah pusat. Tapi, tentunya, dengan membawa surat dari Pemkab Lamsel bahwa APBD Lamsel hanya mampu memberikan gaji dan tunjangan 70 guru," ujar dia, ketika melakukan pertemuan dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamsel Thamrin, di ruang tunggu Kantor Bupati setempat.

 

Hal senada dikatakan salah seorang guru SDN Jatiagung. Dia meminta tunjangan guru tidak dibayarkan tidak apa - apa. Jika Pemkab Lamsel tidak mampu membayarnya biarlah gaji guru dari pemerintah pusat saja yang diterima.

 

"Saya mohon kepada Pemkab Lampung Selatan untuk memberikan solusi terhadap nasib 797 guru honorer di Lamsel,"kata wanita berjilbab itu.

 

Ketua Ormas Garuda Lampung Selatan Ali, meminta kepada Pemkab Lamsel dapat memberikan gambaran berapa nominal gaji dan tunjangan guru honorer sebanyak 70 orang yang masuk formasi pengadaan PPPK.

 

"Saya minta jawabanya secara tertulis. Karena, pak Sekda Lamsel banyak kegiatan saya minta jawabanya seminggu lagi," katanya.

 

Sementara itu, Sekkab Lampung Selatan Thamrin, menyatakan kuota PPPK untuk Lamsel sebanyak 100 orang dengan rincian 70 tenaga guru, 20 tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis. Hal ini sesuai kemampuan daerah untuk gaji dan tunjanganya.

 

"Mudah - mudahan ke depan kami bisa mengakomodir semua guru honorer yang telah lulus passing grade," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar