#Tower#telkomsel#lamsel#keluhanwarga#beritalampung

Soal Keluhan Warga, Ini Jawaban Telkomsel

( kata)
Soal Keluhan Warga, Ini Jawaban Telkomsel
Ini rumah warga yang kena dampak signal provider di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Lamsel. Karena, jaraknya sangat dekat dengan tower provider tersebut. (Foto.Dok. Warga)

KALIANDA (Lampost.co)--Corporate Communications Sumbagsel Telkomsel, Gumilar Henda Nugraha Ali mengklaim terkait kejadian induksi Petir di BTS Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan pada Desember 2018, bahwa Tower tersebut milik perusahaan Tower Provider  PT. DMT. 

"Sehingga kewajiban untuk menyelesaikan tuntutan warga menjadi kewajiban PT.DMT," ujar dia kepada Lampost.co, Kamis (21/2/2019).

Kendati demikian, kata dia, Telkomsel berupaya proaktif memberikan informasi kepada mitra tower provider untuk segera menyelesaikan kewajiban yang harus diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Berita Terkait: Warga Keluhkan Alat Elektronik Rusak di Sekitar Tower Provider  


Dalam kesempatan itu, Gumilar menyatakan Telkomsel hadir untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi pelanggan. "Dengan semakin nyamannya pelanggan menggunakan layanan Telkomsel diharapkan dapat memberikan kontribusi pertumbuhan di segala aspek terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat maupun daerah,"katanya. 

Juwantoro



Berita Terkait



Komentar