#sekolah

SMPN 1 Palas Bantah Potong Dana PIP Siswa

( kata)
SMPN 1 Palas Bantah Potong Dana PIP Siswa
Salah satu wali murid SMP Negeri 1 Palas, Lampung Selatan saat ditemui di rumahnya terkait dugaan potongan uang PIP, Selasa 24 Agustus 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- SMP Negeri 1 Palas, Lampung Selatan, membantah adanya tudingan potongan uang bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) milik siswanya. Pihak sekolah berdalih bahwa wali murid secara ikhlas membantu untuk mengurus pemberkasan.

Dugaan pemotongan tersebut diketahui setelah ada informasi yang sempat viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Dalam informasi itu, pihak sekolah diduga memotong dana PIP siswa bervariasi, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp50 ribu.

"Kami sama sekali tidak pernah memotong uang PIP milik siswa. Semua uang PIP kami serahkan langsung ke masing-masing wali murid secara utuh setelah pencairan beberapa bulan lalu. Tidak ada yang dipotong. Bisa ditanyakan langsung ke wali murid nya. Kami juga ada berita acara serah terima uang PIP itu," kata salah satu dewan guru sekaligus Koordinator Pelaksana PIP SMP Negeri 1 Palas, Driastari, mewakili Kepala Sekolah, Nensi, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 24 Agustus 2021.

Menurutnya, setidaknya ada 209 siswa di sekolah tersebut mendapatkan bantuan PIP dari pemerintah pusat. Adapun uang yang diterima masing-masing siswa sebesar Rp750 ribu.

"Kami akui memang ada sebagian besar wali murid memberi uang sebagai ucapan terima kasih mereka. Uang itu mereka kasih ikhlas untuk membantu pemberkasan. Kami tidak pernah meminta. Justru mereka yang ingin memberi, katanya untuk ganti uang bensin," kata dia.

Sementara itu, A'i Dede salah satu wali murid kelas IX mengaku anaknya menerima bantuan PIP sebesar Rp750 ribu. Ia mengaku tidak ada potongan apapun dari pihak sekolah.

"Enggak ada potongan, mas. Saya terima bersih Rp750 ribu. Tapi, memang ada kebijaksanaan dari kami kepada yang ngurus pemberkasan. Ya, sebagai pengganti bensin kami kasih Rp50 ribu. Kami ikhlas ngasihnya dan inisiatif kami sendiri. Kurang tau juga kalau siswa lainnya," kata dia.

Hal senada diungkapkan, salah satu Siswa Kelas IX, Eka Juluanti. Dia mengaku ia terima uang PIP murni sebesar Rp750 ribu. Uang tersebut ia berikan kepada orang tuanya untuk keperluan perlengkapan sekolah.

"Enggak ada potongan. Saya terima full dari sekolah. Ibu saya aja yang inisiatif beri uang pengganti bensin untuk petugas pemberkasan sebesar Rp20 ribu. Enggak ada yang lain, itu hanya keikhlasan kami," ujarnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar