SMKN 3 Bandar Lampung Diminta Usulkan Program Revitalisasi ke Kemendikbud

( kata)
SMKN 3 Bandar Lampung Diminta Usulkan Program Revitalisasi ke Kemendikbud
pendamping revitalisasi SMK asal Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Arwizet K, saat menjadi pendamping di sekolah SMKN 3 Bandar Lampung, Jumat (24/11/2017). (Foto:Lampost/Yusmart)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--SMKN 3 Bandar Lampung diminta mengusulkan proposal program revitalisasi kepada Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, guna memperebutkan bantuan sesuai kebutuhan sekolah untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia siswa. 
Hal itu dikatakan pendamping revitalisasi SMK asal Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Arwizet K, saat menjadi pendamping di sekolah SMKN 3 Bandar Lampung, Jumat (24/11/2017).
Menurut dia, pendampingan revitalisasi pada tahap ke-2 yang telah dirumuskan pihaknya bersama sekolah terdapat enam aspek, yakni pengembangan dan penyelesaian kurikulum, inovasi pembelajaran, perbaikan sarana prasarana, pembinaan tata kelola, peningkatan kerjasama dunia usaha dan dunia industri, dan pemenuhan guru produktif.

“Enam aspek inilah yang dirumuskan pada pendampingan revitalisasi. Seluruh tim yang telah dibentuk sekolah sesegera mungkin dapat menyelesaikan pembuatan proposal untuk disetujui Dinas setempat, dilanjutkan diusulkan ke Kemendikbud pada Maret tahun depan,” katanya kepada Lampost.co.
Menurut dia, bedasarkan hasil pendampingan yang dilakukan pada 20–24 November, SMKN 3 Bandar Lampung membutuhkan pengembangan pada sarana prasarana seperti ruang dan alat praktik, ruang belajar, dan sarana lainnya yang mendukung kegiatan sekolah.
“Setelah dilakukan evaluasi dari ke enam aspek di sekolah ini, paling mendesak direvitalisasi adalah pada sarana prasarananya, karena masih terdapat banyak kekurangan dalam mendukung kegiatan siswa, tetapi yang lain juga tetap akan diperjuangkan,” ujar dia.
Ia berharap kepada pihak sekolah benar-benar dapat mengawal program revitalisasi ini hingga kebutuhan sekolah terpenuhi guna mendorong suatu perubahan dan penyelarasan kurikulum mengacu kepada dunia usaha dan dunia industri untuk menghasilkan tenaga terampil di abad 21.
“Walaupun saya sudah tidak lagi mendampingi sekolah ini, tetapi akan tetap berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk membantu apa yang dibutuhkan, sehingga sekolah ini bisa mendapatkan bantuan dari pusat untuk meningkatkan kualitas siswanya,” katanya.

Kepala Bidang Pendidikan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Teguh Irianto menuturkan revitalisasi SMK mengantarkan siswa menjadi tangguh dalam menghadapi dunia kerja atau dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Ia mengatakan, adanya program revitalisasi juga akan menjadi rujukan bagi sekolah dalam pengembangan ilmu pendidikan untuk disejajarkan dengan sekolah yang lebih awal unggul.

“Revitalisasi tidak sekedar pada tataran terori saja, tetapi bagaimana dapat mengimplementasikannya dengan baik dan benar, sehingga tenaga pendidik dan kependidikan dapat berjalan dengan baik sesuai tujuan pemerintah menjadikan pendidikan berkualitas dan berdaya saing,” kata dia pada saat menutup program revitaslisasi tahap ke-2, di SMKN 3 Bandar Lampung. 

Yusmart DS



Berita Terkait



Komentar