#workshop#perbankan#syariah

SMK Muhammadiyah 2 Metro Siapkan SDM Keuangan Syariah Kompetitif

( kata)
SMK Muhammadiyah 2 Metro Siapkan SDM Keuangan Syariah Kompetitif
Narasumber Workshop Perbankan Syariah di ruang aula gedung perpustakaan SMK Muhammadiyah 2 Metro, Sabtu (26/1/2019). Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Revolusi industri 4.0 yang mengemuka membuat orang pun berpikir bagaimana perkembangan perbankan syariah. Patlas Bruri Nugroho, praktisi Bank Syariah Metro Madani, menyampaikan efek dari Revolusi Industri 4.0 harus disikapi siswa SMK Perbankan Syariah dengan memiliki kompetensi yang adaptif terhadap perkembangan revolusi industri.

Hal tersebut disampaikan Patlas saat menjadi keynote speaker dalam workshop Perbankan Syariah bertema Perbankan Syariah menyikapi perkembangan kompetensi era Revolusi Industri 4.0, Sabtu (26/1/2019), di ruang aula gedung perpustakaan SMK Muhammadiyah 2 Metro. Workshop tersebut diikuti 72 siswa Program Keahlian Perbankan Syariah SMK Muhammadiyah 2 Metro.

Patlas mengatakan saat ini tingkat penetrasi internet dalam aktivitas kehidupan masyarakat telah mencapai 57%. Diperkirakan pada 2020 akan mencapai 88%. Hal ini yang kemudian direspons perbankan dengan melakukan berbagai inovasi yang memudahkan nasabah. Peluang dan tantangan ini juga berlaku bagi perbankan syariah.

“Pangsa pasar industri keuangan syariah terus meningkat. Hal ini menunjukkan adanya peluang yang bisa direspons dan dikelola. Salah satu caranya dengan bersinergi untuk membangun ekosistem dan simbiosis mutualisme ekonomi syariah yang dilakukan setiap elemen, baik sekolah, masyarakat, warga Muhammadiyah, media, regulator, dan bank syariah itu sendiri,” kata Patlas.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PC Muhammadiyah Metro Barat Suwahab mengatakan kesiapan dunia pendidikan Muhammadiyah menghadapi Revolusi Industri 4.0 tidak boleh kalah dengan pemerintah maupun masyarakat. Bahkan, menghadapi perkembangan perbankan syariah, kesigapan kader pendidikan yang kompetitif, dan mampu beradaptasi di Muhammadiyah menjadi sangat penting.

"Itulah sebabnya dalam kompetisi global ini bagaimana pendidikan di SMK Muhammadiyah 2 Metro mampu menghadirkan strategi visioner dan bagaimana pula menyiapkan sistem pendidikan yang mampu mengakselerasi peserta didiknya untuk siap menghadapi perbankan syariah pada era Revolusi Industri 4.0," ujarnya dalam pengantar workshop tersebut.

Wiwit Ambarwati, selaku ketua workshop yang juga menjabat ketua program keahlian Perbankan Syariah SMK Muhammadiyah 2 Metro, mengatakan tantangan yang dihadapi dunia perbankan syariah pada masa depan cukup berat.

Workshop perbankan syariah ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi di bidang administrasi keuangan perbankan. Juga, siswa mampu membuat pengelolaan akuntansi perusahaan jasa dan barang, mampu mengelola kas bank perkreditan, serta mampu melakukan tata kelola administrasi transaksi keuangan," kata Wiwit.

Wiji Sukamto*



Berita Terkait



Komentar