#ekbis

SKK Migas dan KKKS Dorong Peningkatan Industri Lokal 

( kata)
SKK Migas dan KKKS Dorong Peningkatan Industri Lokal 
Ilustrasi diunduh Jumat, 13 Mei 2022 (Dok MI)


Jakarta (Lampost.co) -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) mendorong peningkatan peran industri lokal dalam pelaksanaan aktivitas industri hulu migas sekaligus meningkatkan capaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).
 
"SKK Migas berkomitmen meningkatkan peran industri hulu migas dalam perekonomian nasional. Upaya ini dilakukan dengan menciptakan efek berganda industri hulu migas terhadap sektor-sektor lainnya, sehingga terbangun kapasitas nasional yang memiliki daya saing untuk mengejar target produksi 2030," kata Pelaksana Tugas Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Rudi Satwiko, Jumat, 13 Mei 2022.
 
Dalam upaya meningkatkan peran industri lokal, SKK Migas bersama KKKS akan kembali menggelar Forum Kapasitas Nasional di Jakarta pada 27-28 Juli 2022.
 
Forum tersebut melibatkan seluruh pemangku kepentingan industri migas dan merupakan bentuk dukungan terhadap salah satu pilar utama dalam program IOG Transformation SKK Migas menuju tercapainya satu juta barel minyak dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di 2030. Hal ini juga sejalan dengan program pembinaan lingkungan yang merupakan bagian dari program G-20.
 
Rudi menjelaskan forum tersebut akan diikuti para pemangku kepentingan industri hulu migas, termasuk pihak pabrikan, vendor serta UMKM binaan KKKS. Forum itu juga akan menampilkan industri binaan hulu migas, dan peningkatan kesadaran seluruh KKKS serta perusahaan demi memaksimalkan penggunaan produk barang/jasa dalam negeri.
 
"Di ajang Forum Kapasitas Nasional 2022, para pemangku kepentingan, terutama pihak pabrikan, vendor serta UMKM binaan KKKS akan menunjukkan keterlibatan mereka di industri hulu migas yang terbukti telah menciptakan dampak berganda bagi perekonomian di wilayahnya masing-masing," kata Rudi.
 
SKK Migas menargetkan TKDN barang dan jasa di industri hulu migas sebesar 60 persen, meski pemerintah menetapkan target 57 persen.
 
Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi menambahkan industri hulu migas masih menjadi lokomotif utama bagi perekonomian nasional dan daerah.
 
Keberadaan industri tersebut memberikan kontribusi positif bagi pendapatan pemerintah daerah melalui dana bagi hasil migas yang secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
 
SKK Migas bersama KKKS menyiapkan tujuh program kerja yang dilaksanakan selama 2022, di mana salah satunya adalah penyelenggaraan Forum Kapasitas Nasional 2022.
 
Sebelum Forum Kapasitas Nasional 2022 diselenggarakan di Jakarta pada Juli, SKK Migas akan mengadakan rangkaian kegiatan pendahuluan di lima kota yang mewakili wilayah Sumatera bagian utara; Sumatera bagian selatan; Kalimantan dan Sulawesi; Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara; serta Papua dan Maluku.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar