menghilang

Siswi SMA Lampung Barat Dikabarkan Menghilang

( kata)

Liwa (Lampost.co): Helmidawati (38) dan suaminya Suroso (50), warga Pekon Sukarame, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, berharap ada kabar baik soal anaknya Eka Mas Wahyuni (18) yang menghilang sejak 18 Juni lalu.

"Kalau firasat saya, Eka itu kondisinya baik dan sehat-sehat saja. Saya pun berharap dia memang sehat dan segera pulang ke rumah ini lagi," kata Helmidawati, kepada Lampost.co, Senin, 29 Juni 2020.

Namun, ia mengaku hingga saat ini dirinya tidak bisa memastikan dimana keberadaan anaknya itu. Pihaknya pun sudah melapor ke kepolisian, tetapi sampai saat ini juga belum ada titik terang mengenai kabar anaknya yang baru tamat dari SMAN 1 Liwa itu.

Ia mengaku sebelum meninggalkan rumah dan menghilang, anaknya pamit mau ke sekolah untuk mengurus keperluan ijazah. Namun, saat dilacak ternyata anaknya yang pergi menggunakan sepeda motor itu tidak sampai di sekolah.

Bahkan menurutnya, dokumen sekolah yang mau diurusnya itu justru sudah dititipkan oleh gurunya kepada temanya. Ia berharap agar polisi juga segera mendapatkan kabar terbaru dan bisa bertemu kembali dengan anaknya itu.

Sementara, Suroso, mengaku dua hari sejak menghilang mendapat kabar dari dari hasil pelacakan kartu seluler anaknya yang dilakukan oleh kepolisian jika posisi anaknya sudah berada di wilayah Abung Selatan. Namun, sudah 11 hari sejak menghilang, pihaknya belum mendapat kabar terbaru mengenai anaknya itu.

Ia mengatakan setelah tamat dari SMAN 1 Liwa itu, sebagai orang tua ia sempat tiga kali menanyakan tentang rencana anaknya setelah tamat.

"Saya sempat tiga kali bertanya mengenai rencananya apakah setelah tamat ini mau kerja atau mau lanjut sekolah atau ngajong (menikah). Pertama, dijawabnya mau kerja. Lalu beberapa hari kemudian ditanya jjawabnya mau lanjut pendidikan. Terus beberapa hari lagi bertanya anak hanya senyum-senyum saja," kata dia.

Suroso mengaku jika anaknya pendiam dan dalam keseharianya hanya diam di rumah. "Jika pergi ke sekolah pulangnya juga tepat waktu. Namun, untuk urusan secara pribadi mengenai siapa teman dekatnya atau lainya, anak kami itu memang tertutup. Tidak pernah cerita, baik kepada ibunya maupun saya sebagai ayah sambungnya," kata dia.

Dari cerita temanya, kata dia, Eka anaknya itu berniat ingin ikut tes di Unila pada 6 Juli mendatang. Suroso berharap anaknya itu sehat dan bisa pulang.

Mendapati kabar itu, Bupati Lambar Parosil Mabsus dan Wabup Mad Hasnurin juga menyempatkan diri berkunjung ke rumah Suroso untuk mempertanyakan kabar dan perihal menghilangnya Eka Mas Wahyuni. Parosil berharap Eka dalam keadaan sehat dan segera dapat memberi kabar kepada keluarganya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar