#covid-19#viruskorona#viruscorona

Siswa SMP Lambukibang Jadi Pasien Ke-10 Positif Covid-19 di Tubaba

( kata)
Siswa SMP Lambukibang Jadi Pasien Ke-10 Positif Covid-19 di Tubaba
Ilustrasi.Dok.Lampost.co

Panaragan (Lampost.co) -- Siswa SMP di Kecamatan Lambukibang, Tulangbawang Barat (Tubaba), berinisal Re (13) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test yang dikeluarkan tim medis gugus tugas kabupaten setempat, Kamis, 30 Juli 2020. Sementara itu, satu pasien reaktif Covid-19 lainnya yakni Ad (30), warga Panaragan, Tulangbawang Tengah, dinyatakan negatif Covid-19.

"Dari dua sampel swab pasien reaktif yang kami kirim ke laboratorium RSUD Tulangbawang, satu pasien dinyatakan positif dan satu negatif Covid-19," ujar Kadis Kesehatan Tubaba, Majril, Kamis malam, 30 Juli 2020.

Dia menjelaskan dengan bertambahnya pasien positif, maka jumlah pasien positif Covid-19 di kabupaten setempat menjadi sepuluh pasien. Lima di antaranya dinyatakan sembuh dan lima lainnya masih dirawat di RSUD Tubaba.

"Yang kita rawat pasien positif sekarang menjadi lima pasien. Untuk satu pasien reaktif yang hasil uji swab-nya negatif Covid-19 sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit," ujarnya.

Majril mengatakan siswa SMP yang ditetapkan menjadi pasien nomor 10 yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut diduga tertular dari ayahnya Ek (49), pasien 06 yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien ini memiliki riwayat perjalanan dari DKI Jakarta.

Hal serupa juga terjadi dengan empat pasien lainnya, yakni P-07 (Tn DS), P-08 (Nn WA), P-09 (Ny TW), dan P-10. Keempat pasien ini masih satu klaster dengan pasien 06 dan pasien 05 (sudah sembuh) masuk dalam klaster DKI Jakarta.

Keenam pasien positif terbaru tersebut merupakan pasien gelombang kedua pada Juli 2020. Sedangkan empat pasien positif sebelumnya yang sudah sembuh pada Ramadan lalu masuk klaster Gowa, Sulawesi Selatan.

Untuk mencegah penyerbaran virus tersebut, tim gugus tugas akan kembali melakukan tracing dan screening terhadap warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien 10. "Sekarang kami sedang mendata warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien Re (13), warga Kibangyektijaya, Lambukibang," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar