#tawuran#gengmotor

Siswa SMAN 5 Bandar Lampung Ikrar Tak Ikut Geng Motor

( kata)
Siswa SMAN 5 Bandar Lampung Ikrar Tak Ikut Geng Motor
Siswa SMAN 5 Bandar Lampung ikrar tindak bergabung dengan geng motor dan terlibat tawuran, kepada Polsek Sukarame, Sabtu, 14 Januari 2023. Dok Polsek


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Siswa SMA Negeri 5 Bandar Lampung menyatakan ikrar untuk tindak bergabung dengan geng motor dan terlibat tawuran. Janji itu dinyatakan kepada Polsek Sukarame, Sabtu, 14 Januari 2023. 

Kapolsek Sukarame, Kompol Warsito, mengatakan koordinasi ke setiap sekolah untuk mengantisipasi tindakan tawuran dan geng motor.

"Kami beri arahan kepada siswa untuk tidak bergabung dengan geng motor dan balap liar," kata Warsito.

Poin ikrar siswa itu, yaitu tidak bergabung dengan geng motor, tidak tawuran, dan balap liar. "Di situ ada pelanggaran hukum. Jika terbukti kami tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," ujarnya.

Sebab, lanjutnya, aksi tawuran dan geng motor itu merugikan diri sendiri, orang lain, dan merusak fasilitas umum.

"Sekolah wadah untuk siswa mengembangkan diri menjadi lebih baik. Pendidikan karakter dan agama itu sangat penting di sekolah," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Bandar Lampung, Hayati Nufus, mendukung penuh langkah kepolisian untuk memberantas aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.

"Kami akan berikan pendampingan siswa. Kalau bertindak kriminal kami serahkan ke polisi untuk menindaklanjuti," katanya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar