pencaksilat

Siswa Ponpes Roudlotul Quran Sabet Juara Pencak Silat Piala Kemenpora

( kata)
Siswa Ponpes Roudlotul Quran Sabet Juara Pencak Silat Piala Kemenpora
Foto. Dok Pribadi

METRO (Lampost.co) -- Prestasi membanggakan diraih Rio Sanjaya Surya, atlet pencak silat asal Pondok Pesantren Roudlotul Quran Kota Metro. Dengan perjuangan dan kegigihannya, ia berhasil meraih juara I Pencak Silat Kategori Tanding pada Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI 2020 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila) sejak 10-12 Maret.

Kepada awak media, Rio sapaan akrab Rio Sanjaya Surya, putra pertama dari pasangan Dedi Sutrisno dan Suyanti ini mengaku, kunci sukses dalam memenangkan pertandingan tersebut adalah tekun berlatih. Ia juga mengaku tidak menyangka dapat meraih prestasi tersebut lantaran lawannya yang tangguh. 

"Alhamdulillah dapat juara. Sebenarnya gak nyangka. Tapi alhamdulillah berkat doa orang tua, keluarga serta pembimbing dan teman-teman bisa berhasil. Kalau ditanya kunci menangnya berlatih dengan serius dan tekun," kata remaja kelahiran Gayabaru III, 27 Februari 2003, Jumat, 13 Maret 2020. 

Menurutnya, sejak kecil ia memang hobi berlatih mengikuti pelatihan bela diri. Tepatnya saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia sudah tekun berlatih mengikuti kegiatan Taekwondo. 

"Kalau SD sampai SMP belajarnya taekwondo, baru kelas 1 SMA latihan pencak silat. Kalau untuk latihan bela diri ini memang hobi, dan alhamdulilah dapat juara 1 katagori tanding," ujar siswa Kelas XI SMA TMI Roudlotul Quran Kota Metro.  

Sementara itu, Dedi Sutrisno didampingi istrinya Suyanti mengaku bangga atas prestasi yang diraih putranya tersebut. Ia juga tidak menyangka putranya berhasil meraih juara dalam Pencak Silat Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI tahun 2020.

"Kalau dari kecil memang hobinya ikut taekwondo. Sejak sekolah di SMA ini dia memang baru berlatih pencak sikat di sekolah dan pondoknya. Dan alhamdulillah bisa dapat juara satu," tutur warga asal Gayabaru III, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah ini. 

Ditanya mengenai dukungannya terhadap prestasi putranya tersebut, ia mengaku mendukung setiap kegiatan yang bersifat positif. Namun ia berpesan kepada putranya agar tidak melupakan ibadah. 

"Sesibuk apapun saya selalu mengingatkan jangan lupa ibadahnya. Prestasi penting tapi ibadah yang nomor satu. Karena tidak ada yang tidak mungkin kalau kita tekun ibadah dan selalu berdoa kepada Allah SWT, tentunya juga dengan giat berlatih," katanya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar