Ekonomiindonesiaairlangga

Sinyal Pemulihan Ekonomi 2021 Kian Positif

( kata)
Sinyal Pemulihan Ekonomi 2021 Kian Positif
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok


JAKARTA (Lampost.co) -- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sinyal pemulihan ekonomi di tahun depan kian positif. Pasalnya, sejumlah indikator menunjukan ekonomi Indonesia terus membaik.

Menurutnya saat ini pelonggaran aktivitas masyarakat membuat ekonomi mulai bergerak. Meski dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, nyatanya ekonomi Indonesia mulai pulih sejak kuartal III dengan minus 3,49 persen atau lebih baik dari kuartal sebelumnya yang minus 5,32 persen.

"Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, pemerintah yakin di 2021 akan menjadi tahun yang penuh peluang, pemulihan ekonomi nasional dan pemulihan ekonomi global," katanya dalam webinar Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 di Jakarta, Jumat, 11 Desember 2020.

Ia menambahkan kontraksi ekonomi pada kuartal II merupakan titik terendah dari tekanan akibat pandemi covid-19. Bahkan dibandingkan negara lain seperti Jerman, Singapura, Meksiko, Filipina, dan Spanyol, pemulihan ekonomi Indonesia merupakan yang paling baik.

"Tren perbaikan di konsumsi domestik dan tingkat inflasi memperkuat fondasi ekonomi dari segi demand. Permintaan domestik dan keyakinan konsumen yang membaik memicu aktivitas produksi domestik mencatatkan pertumbuhan positif di kuartal III-2020," jelas dia.

Lebih lanjut, aktivitas industri juga mulai menunjukan pemulihan yang ditunjukan dengan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur mencapai level 50,6. Sementara dari sisi eksternal, surplus neraca perdagangan masih berlanjut hingga Oktober tahun ini.

"Surplus ini mendorong perbaikan di CAD untuk pertama kali sejak satu dekade terakhir. CAD pada kuartal III surplus 964 juta dolar AS dan pencapaian positif mencerminkan ketahanan sektor eksternal kita yang masih kuat dan optimisme prospek perekonomian ke depan," pungkasnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar