#danadesa#beritalampung

Sinergitas Tiyuh dan Pendamping Dibutuhkan dalam Pencairan Dana Desa

( kata)
Sinergitas Tiyuh dan Pendamping Dibutuhkan dalam Pencairan Dana Desa
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Tiyuh DPMPT Tubaba, Ashari. Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) melalui dinas pemberdayaan masyarakat dan pemerintah Tiyuh (DPMPT) mengharapkan pemerintah tiyuh (desa) dan pendamping desa dapat bersinergi sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing dalam pencarian dana desa tahap pertama 2021.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Tiyuh DPMPT Tubaba, Ashari, mengatakan pendamping desa harus dilibatkan dan diberdayakan pemerintah Tiyuh dan kecamatan. "Namun, Tiyuh juga diberikan keleluasaan untuk mengevaluasi kinerja pendamping agar ada cek and balance," kata Ashari, Senin, 15 Februari 2021. 

Kendati demikian, keberadaan tenaga kontrak pendamping profesional program P3MD yang terdiri dari tenaga ahli, pendamping desa, pendamping lokal desa, dinilainya cukup membantu menyelesaikan persoalan di tiyuh.

Sinergi antara pemerintah tiyuh dan pendampingan desa juga diperlukan agar penyerapan anggaran dana desa dapat terealisasi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Dia melanjutkan, dari 93 tiyuh proses pencarian dana desa tahap pertama saat ini terdapat 48 tiyuh yang masuk di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan tinggal menunggu pencarian.

Adapun jumlah dana desa tahap pertama sebanyak 40 persen tersebut diperkirakan masuk ke rekening tiyuh sebesar Rp36,4 miliar. Pencairan itu ditargetkan selesai pada akhir Februari.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar