#Pertanian#BPTP-Lampung#Native

Sinergikan Program, BPTP Lampung Temu Tugas Peneliti-Penyuluh

( kata)
Sinergikan Program, BPTP  Lampung Temu Tugas Peneliti-Penyuluh
Sejumlah peneliti dan penyuluh dari berbagai kabupaten berfoto bersama di aula lantai 4 BPTP Lampung, 30 Januari 2029. (Dok BPTP)

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung menyelenggarakan acara Temu Tugas Peneliti-Penyuluh Mendukung Program Kostratani di aula lantai 4 BPTP Lampung, Kamis, 30 Januari 2020.

Ir. Nasriati MP, penyuluh BPTP Lampung mengungkapkan acara ini bertujuan antara lain mendiseminasikan inovasi teknologi Balitbangtan untuk diuji-adaptasikan spesifik wilayah, untuk menyelaraskan program pembangunan pertanian wilayah dengan isu-isu strategis pengembangan inovasi hasil kajian/penelitian Lingkup Badan Litbang Pertanian (seperti: BPTP Lampung, Balai Penelitian Nasional, dll). Kemudian, membahas kelayakan inovasi teknologi hasil litkaji spesifik lokasi yang akan dikembangkan melalui penyuluhan di daerah Lampung, mendapatkan respons terhadap inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi yang akan diterapkan di wilayah Lampung, dan sebagainya.

Menurutnya, metode pelaksanaan dengan paparan materi, diskusi dipandu moderator, praktik lapangan. Peserta yang diundang dan hadir pada temu tugas sebanyak 110 orang, antara lain peneliti BPTP Lampung, Badan Litbang Pertanian, penyuluh dan petugas lingkup Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Lampung, para petugas lingkup Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung, penyuluh lingkup Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, dan penulis dari sejumlah kabupaten.

Temu tugas peneliti-penyuluh dibuka dan mendapat arahan dari kepala BPTP Lampung. Kepala BPTP Lampung, Wahyu Wibawa, didampingi Kepala BPP Provinsi Lampung Dadan Sunarsa, Kepala Balai Karantina Provinsi Lampung Muh Jumadh. Pada arahannya Kepala BPTP Lampung menyampaikan dengan temu tugas ini diharapkan terjadinya sinergisme (keterpaduan) dalam upaya pelaksanaan serta pencapaian program Kementerian Pertanian.

Kemudian, Kostratani merupakan salah satu program Kementan yang membutuhkan kerja sama semua penyuluh dan petugas lingkup pertanian dengan Kostrada, Kostrawil, dan Kementan Pusat. Selanjutnya para penyuluh diharapkan mampu men-delivery inovasi teknologi ke sasaran yang diinginkan. Terakhir, temu tugas diharapkan memberikan output yang terbaik bagi pelaksanaan program Kostratani di Lampung.

Program, kebijakan, dan kegiatan, serta inovasi teknologi pertanian terkini yang dipaparkan dan didiskusikan pada temu tugas, yaitu konsep dan implementasi komando strategis pembangunan pertanian (kostratani). Adapun sejumlah narasumber, di antaranya I Wayan Ediyana dari Pusat Penyuluhan Pertanian BBPSDMP Kementan yang memaparkan peningkatan produktivitas jagung melalui sistem tanam zigzag; Septiyana dari Balai Penelitian Tanah BBSDLP dengan inovasi teknologi peningkatan produktivitas lada. Kemudian, Sukamto dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Puslitbun, Balitbangtan. Pada acara diskusi dimoderatori Robet Asnawi dan Kiswanto.

"Dengan diselenggarakan temu tugas tentunya diharapkan menjadi awal terjadinya padu padan antara peneliti dan penyuluh dalam upaya mendiseminasikan inovasi teknologi pertanian sekaligus menyukseskan gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di wilayah Lampung."

 

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar