#khilafatulmuslimin#kegiatan#metro

Simpatisan Khilafatul Muslimin di Metro Kerap Gelar Beragam Kegiatan

( kata)
Simpatisan Khilafatul Muslimin di Metro Kerap Gelar Beragam Kegiatan
Sekretarian Khilafatul Muslimin di Metro tampak sepi. (Foto:Lampost/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co)--Aktivitas simpatisan atau anggota Khilafatul Muslimin di Metro yang berjuluk Bumi Sai Wawai sering mengadakan perkumpulan, pengajian serta pelatihan bela diri semacam pencak silat. 


Data yang dihimpun Lampung Post, organisasi Khilafatul Muslimin di Metro terdapat dua ranting yang disebut Kemashulan dan diatasnya disebut Ummul Quro untuk tingkat Kota Metro. 

Dalam kegiatan rutin organisasi tersebut kerap mengadakan pertemuan besar, pengajian, dan latihan pencak silat. Keberadaan sekretariat Khilafatul Muslimin berada di Jalan Wolter Monginsidi RT 14 RW 05 Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. 

"Kalau setau saya untuk aktivitasnya tidak menentu. Kadang kalau sore itu ada yang lari-lari yang latihan pencak silat. Kalau malem nya itu seperti pengajian," ujar ST, seorang warga dari lingkungan setempat, Rabu, 8 Juni 2022. 

ST menjelaskan untuk yang berlatih pencak silat anggotanya cukup banyak dan usianya relatif masih muda. 

"Lumayan banyak, kalau 20 orang lebih dan masih muda-muda," ungkapnya. 

Dia mengaku, pada saat awal-awal didirikannya sekretariat Khilafatul Muslimin dirinya sempat diajak untuk mengikuti pengajian dan perkumpulan. 

"Dulu juga mereka sempat mengajak masyarakat untuk ikut dalam pengajian tersebut. Tapi, tidak ada satupun warga yang ikut. Itu sudah jaman dulu, sudah lama," ungkapnya. 

Hal senada diungkapkan BI, warga sekitar. Awalnya dia sempat curiga akan perkumpulan pengajian tersebut. 

"Memang untuk aktivitasnya normal. Namun, saya sudah curiga sejak lama, bahkan sebelum pimpinannya ditangkap kemarin. Dulu juga sempat ada pesan dari grup WhatsApp soal kelompok atau organisasi yang menjurus ke radikal. Nah, salah satunya Khilafatul Muslimin itu, yang kritis dengan pemerintah," kata dia. 

Dia menambahkan, untuk anggotanya sendiri kalau pas ada event atau hari tertentu itu ada banyak yang datang. Bahkan dari mana-mana berkumpul di situ. 

"Bisa ratusan kalau pas berkumpul, tapi kalau hari-hari biasa rutinitas mereka mungkin hanya puluhan," tambahnya. 

Dia menjelaskan, di lingkungan Yosomulyo juga ada dua warganya yang mengikuti giat pengajian dan perkumpulan Khilafatul Muslimin. 

"Kalau dua warga yang ikut itu merupakan pendatang. Kalau yang saya tau mereka sudah lama ikut bergabung dan pindah kesini. Kurang lebih 10 tahunan sudah pindah kesini," ujarnya. 

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar