#penimbunanbbm#bbm

Simpan 2.010 Liter BBM, Pemilik Bantah Menimbun

( kata)
Simpan 2.010 Liter BBM, Pemilik Bantah Menimbun
Polres Lampung Utara menggeledah gudang penimbunan BBM. Dok


Kotabumi (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara menetapkan pemilik gudang penyimpanan solar dan pertalite yang ditemukan 2.010 liter sebagai tersangka.

Tersangka Jaelani (60), warga Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara, itu juga langsung ditahan. Namun, dalam keterangannya kepada polisi, tersangka membantah telah melakukan penimbunan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi Oktama, menjelaskan tersangka menimbun 52 jerigen BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite dalam gudang rumah.

"Saat ini tersangka dan berikut barang bukti puluhan jerigen berisikan BBM jenis solar dan pertalite diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut," ujar Eko, Selasa, 13 September 2022.

Eko melanjutkan, dalam penggerebekan gudang itu tersangka sempat melarikan diri ke daerah Tebu, Sumber Jaya, Lampung Barat. Namun, hingga akhirnya dapat ditangkap kembali.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dalam UU Migas. Sementara saat dimintai keterangan tersangka sempat membantah melakukan penimbunan BBM bersubsidi.

"Saya membeli solar dan pertalite sejumlah SPBU di Desa Kalibalangan, Desa Kembang Tajung dan Simpang prapau. BBM itu dibeli menggunakan mobil bagian bak bertangki dimodifikasi. Kemudian dimasukan ke dalam jerigen. BBM yang terkumpul dijual ke daerah Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara," kata Jaelani.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar