#nuansa#singsabar

Sihir Mbok Sabar

( kata)
Sihir Mbok Sabar
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images

"BANYU langit sing ono nduwur kahyangan..." begitu suara dari telepon pintar milik Inem yang memutar lagu-lagu campur sari dengan artis Didi Kempot. Inem pun dengan lancar mengikuti setiap bait yang diucapkan sang artis.

"Janjine... janjine... janjine... janjine opo?" Inem menyahuti reffrain lagu dengan syair tambahan sembari menguatkan suaranya. Kebetulan, sahabatnya masuk ke dapur sembari membawa gelas.

"Janji lungone ora nganti suwe-suwe...." Kacung ikut menyahuti dan membuat trio antara Didi Kempot, Inem, dan dia. "Adu... adu... adu pai, Nem. Kamu diminta majikan membuatkan teh. Antar ke teras depan rumah, ya!" lanjut Kacung.

"Mbok sabar, Bang...," lirih Inem setelah lagu itu selesai. "Eh, mbok sabar itu kan jadi menteri, ya?" Inem nyeletuk sambil berlalu membawa teh itu.

"Ai... Inem ini sudah nyangkut-nyangkut menteri pula," Kacung berkomentar atas pernyataan Inem itu. "Tapi memang banyak kok mbok sabar ini dipake orang."

Kacung pun melanjutkan lagu di telepon pintar Inem yang sempat dihentikan sementara. Kali ini lagu terdengar Didi Kempot masih bertanya ke penonton konser apa lagu berikutnya. Salah seorang penonton meminta lagu Kalung Emas, tetapi terdengar dari kejauhan juga meminta Cidro, Pamer Bojo, dan Layang Kangen.

Akhirnya, sang artis memilih lagu Cidro walaupun ada penonton yang ngotot minta lagu Kalung Emas.

Kacung yang hanya mendengar konser itu di pemutar musik telepon pintar itu pun ikut berteriak memilih judul lagu. "Kalung Emas, Mas Bro Didi Kempot!" begitu suara Kacung agak keras dan ada suara susulan dari ruang sebelahnya dapur seperti orang berlari.

"Bang Kacung, jangan diganti, aku senang lagu Cidro," kata Inem yang muncul tiba-tiba di pintu. "O.. awas kalau diganti!"

Inem melanjutkan ocehannya. "Lah, Bang Kacung koyo ngerti wae loh lagu-lagune. Iki lagu lawas semua yang diperbaharui. Mbok sabar..." kata Inem. "Loh, mbok sabar lagi dipake."

"Mbok sabar itu kata Abang nyangkut-nyangkut kabinet itu apa sih maksudnya?" tanyanya pada Kacung.

Kacung menjawab, “Lo, kemarin waktu ditanya wartawan, Pak Presiden juga menjawab mbok sabar." Kacung meneruskan penjelasan. "Karena mbok sabar itulah yang kini membuat orang semua tersihir ingin tahu susunan Kabinet Kerja Jilid II," kata Kacung.

"Lah, itu sama persis dengan sihir Didi Kempot di konsernya. Karena dijawab mbok sabar kepada penonton yang ngotot, konser jadi riuh dan orang makin asyik menyaksikan konser," Inem menanggapi. "Nganti ono sing nangis mberung-mberung ngono, Bang."

Kacung langsung memotong. "Tapi, ya jangan dikatakan itu gara-gara mbok sabar, kasihan si mbok itu." Astagfirullah...

Mustaan Basaran

Berita Terkait

Komentar