#sidang#pembunuhanYogi#saksi#beritalampung

Sidang Pembunuhan Yogi Andika, Saksi Bantah Uang Rp25 Juta Untuk Bupati

( kata)
Sidang Pembunuhan Yogi Andika, Saksi Bantah Uang Rp25 Juta Untuk Bupati
Saksi dalam sidang pembunuhan Yogi Andhika di PN Tanjungkarang, Kamis (18/7/2019). (Foto:Lampost/Febi H)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sidang lanjutan perkara kasus pembunuhan terhadap Yogi Andika yang dilakukan protokol bupati Lampung Utara kembali bergulir di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (18/7/2019).
Saksi Raden Sahril yang dihadirkan mengaku uang Rp25 juta yang menyebutkan itu uang bupati dibantah oleh saksi ini. Menurut saksi uang Rp25 juta yang disebutkan dalam dakwaan jaksa dan yang diberikan kepada korban merupakan uang pribadi yang dititipkan kepada Yogi untuk diantarkan kepada Rita untuk dana pengajian.
" Ya saya menitipkan uang dan itu uang pribadi saya, katanya uang untuk bupati itu bukan untuk bupati, itu murni uang pribadi saya yang saya titipkan," kata saksi Raden.
Kronologis pemberian uang, lanjut saksi, dia menitipkan uang kepada korban untuk kakaknya, selanjutnya uang tersebut tidak kembali lagi.
Rozali Umar, Kuasa hukum saksi Raden  menjelaskan  tidak ada ungkapan dari kliennya yang menyebutkan ada sembara, uang tersebut memang dititipkan kepada korban untuk diantarkan kepada Rita (Kaka saksi) di daerah Sungkai, karena tidak kunjung sampai uang yang dititipkan tersebut Rita menelfon saksi dan mengatakan bahwa Yogi hingga saat ini belum mengatakan uang.
Karena uang tidak sampai dan yang mengantar uang tersebut tidak diketahui dimana, saksi melaporkan persoalan tersebut kepada pihak Polres Lampung Utara. " Uang itu murni untuk pengajian Ayuk saksi ini, pas malam diantar Rini menelpon mengatakan uang belum sampai semntara pengajian mau dilaksanakan besoknya," kata dia.
 

Febi Herumanika



Berita Terkait



Komentar