korupsi

Sidang Lanjutan Perkara Korupsi Mobil Dinas Kembali Bergulir

( kata)
Sidang Lanjutan Perkara Korupsi Mobil Dinas Kembali Bergulir
Sidang lanjutan perkara korupsi mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur (Lamtim) di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. (dok)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sidang lanjutan perkara korupsi mobil dinas bupati dan wakil bupati Lampung Timur (Lamtim) kembali bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Jumat, 8 Januari 2021. 

Dua terdakwa atas nama Dadan Darmansyah dan Aditya Karjanto dihadirkan untuk mendengarkan beberapa saksi yang dihadirkan. Salah satu saksi Senen Mustakim sebagai kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). 

Senen Mustakim membenarkan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkab Lamtim ada pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati. "Ya benar, nilainya Rp2,6 miliar lebih," katanya.

Menurut Senen, pengadaannya dilakukan secara lelang dari Maret hingga April tahun 2016. 

Dalam lelang, kata Senen, dilakukan dua kali. Pertama lelang gagal, lalu kembali melakukan lelang kedua. "Secara rincinya saya kurang paham kenapa lelang pertama gagal. Saya selaku pengguna anggaran waktu itu meminta kembali agar lelang kedua dilaksanakan lagi," katanya.

Lebih jauh Senen menerangkan, bahwa usulan kendaraan dinas itu sudah ada sejak tahun 2015, kemudian dibahas di DPRD Lamtim. "Usulan memang sudah ada, dibahas dan disahkan oleh Dewan," katanya.

Dia mendapatkan informasi bahwa ada pemenangnya. "Yang saya tahu waktu itu memang ada rekanan memenangkan lelang," kata dia.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar