#tol#pungli

Sidang Dugaan Pungli Pembebasan Tol Hadirkan Enam Saksi

( kata)
Sidang Dugaan Pungli Pembebasan Tol Hadirkan Enam Saksi
Foto: Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co): Sidang lanjutan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pembebasan jalan tol kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Kelas1A, Bandar Lampung, Senin 28 Oktober 2019.

Sidang dengan agenda keterangan enam saksi yang meringankan terdakwa, kepala Desa Kekiling, Idham Husni itu dipimpin langsung oleh ketua Majelis Hakim,  Syamsudin dan Jaksa Anggota Dodi Ariyansyah. Keenam orang saksi yang dihadirkan,  diantaranya Bahrudin,  Ahmad Hidayat,  Jayadi, Cahyadi Mahendra, Joni Efendi, dan Dediyansyah, dengan kesaksian di bawah sumpah.

Dalam sidang yang digelar terbuka untuk umum tersebut,  terdakwa Kepala Desa,  Kekiling,  Idham Husni bertanya kepada, Bahrudin (68) apakah anda memberikan uang kepada saya? "Tidak," jawab Bahrudin.

Jawaban tersebut untuk membantah keterangan dari saksi sebelumnya, Siti Robiah, yang menyebutkan bahwa semua penerima kompensasi jalan tol diminta uang oleh kepala Desa Kekiling, Idham Husni.

Kemudian,  terdakwa Idham Husni bertanya kepada saksi, Ahmad Hidayat, "Apa yang sudara ketahui terkait kasus ini? Saya tahu ada seseorang bernama Haji Pli mengkoordinir warga yang menerima kompensasi jalan tol untuk melaporkan bapak kades, Idham Husni. Dia menelpon saya dan minta data sama saya tetapi saya tidal kasih, "ujarnya.

Kemudian, terdakwa Idham Husni bertanya kepada saksi Dediyansah. "Apakah yang saudara ketahui terkait pencabutan perkara ini?  Saya bersama bapak kades,  meminta mencabut perkara ini, Soleh tidak sanggup,  harus izin sama Haji Pli yang merupakan tim sukses petahana kades sebelumnya, benama Nasrul dan kalah. Maka dia tidak senang sama bapak kades," ujarnya.

Sementara itu, terdakwa Idham Husni bertanya kepada saksi, Jayadi,  terkait pemberian uang oleh saksi.  "Soleh?  (Dia - Soleh red)  hanya berandai-andai akan memberikan,  uang kepada saya dan bapak kades, tetapi tidak ada pemberian uang itu," ujarnya.

Kemudian, ketua Majelis Hakim bertanya kepada terdakwa Idham Husni. " Apakah anda menerima uang dari Soleh,? Tidak yang mulia,  saya tidak pernah menerima uang dari Soleh,  semua keterangannya tidak benar," ujar Idham Husni.

Kemudian,  sidang ditutup dan akan dilanjutkan pada Kamis, 31 Oktober 2019, dengan agenda keterangan saksi, pidana dari Unila.

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar