#bts#segel#beritalampung

Sidak Tower, Satu BTS di Atntasari Disegel  

( kata)
Sidak Tower, Satu BTS di Atntasari Disegel  
Tower BTS di Jalan Antasari, Bandar Lampung, Kamis (20/12/2018), disegel. (Foto:Lampost/Deta citrawan)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tim Gabungan Komisi 1 DPRD Kota Bandar Lampung bersama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Bandar Lampung, Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa tower Base Tranciever Station (BTS).  

Sidak dilakukan di beberapa tempat yang ada di Kota Bandar Lampung, dimulai dari Jalan Saibatin, Enggal Tower milik Tower Bersama Group (TBG), dan dilanjutlan ke Jalan WR Supratman ada tower kaki tiga di atas bangunan milik TBG. Terakhir sidak tower milik Protelindo di Jalan P Antasari yang berada di atas gedung showroom mobil, yang juga disegel.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung Nu'man Abdi mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) kota Bandar Lampung No 7 Tahun 2014 Bagungan Gedung tentang menara di atas gedung.

"Nah ini yang di Jalan Antasari kita segel, karena towernya ini merupakan milik Protelindo karena berdiri di atas gedung dengan kaki empat, dimana sudah jelas dalam Perda bahwa tower BTS di atas gedung boleh berdiri dengan kaki satu dan tinggi minimal 10 meter," ujarnya.  

Dan selanjutnya atas sidak itu,  DPRD Kota Bandar Lampung akan memanggil pemilik tower yang telah disegel oleh DPRD dan Satker terkait.  Untuk dimintai keterangan terhadap fungsi dari tower,  sebab ditemukan beberapa tower yang sudah tidak berfungsi namun tetap berdiri tegak di atas bangunan.  
 

Deta Citrawan







Berita Terkait



Komentar