#sidakpangan#bpom#ramadan#raziamakanan

Sidak Pangan, BPOM-JKPD Temukan 40 Kg Daging Kerbau Asal India Dijual di Pasar Tugu

( kata)
Sidak Pangan, BPOM-JKPD Temukan 40 Kg Daging Kerbau Asal India Dijual di Pasar Tugu
Foto: Lampost.co/Setiaji B Pamungkas

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) bersama dengan Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Provinsi Lampung melakukan sidak pengawasan dan pengamanan bahan makanan ke pasar tradisional dan modern di Bandar Lampung, Senin (27/5/2019). "Sidak bersama dari beberapa Dinas Provinsi Lampung dan BBPOM ini berfokus kepada pangan segar, olahan, kemasan, dan siap saji," kata Ketua Tim JKPD, Kabid Keamanan Pangan Dinas Ketahan Pangan Provinsi Lampung Oktavian Hafid. 

Menurut dia, secara keseluruhan bahan-bahan makanan olahan ataupun siap saji yang diperiksa ataupun diawasi oleh tim yang ada di pasar modern dan tradisional di Bandar Lampung masih cukup aman.

Pada sidak kali tim melakukan beberapa pemeriksaan terhadap kandungan pestisida sayuran di Pasar Tugu dan Transmart dengan semua hasilnya negatif begitu juga buah-buahan. Namun di Transmart ada beberapa tomat yang berjamur dan busuk dan masih di pajang.

Begitu juga dengan daging ayam dan daging sapi yang ada di pasar modern dan tradisional tim tidak ditemukan daging berformalin. Hanya saja di Pasar Tugu tim menemukan daging kerbau yang berasal dari India sebanyak 40 kg yang tidak boleh edar dikarenakan belum terhindar dari penyakit kuku dan mulut.

Sementara itu untuk makanan siap saji, kemasan dan bahan mentah juga tidak ditemukan bahan-bahan berbahaya tapi tim menukan beberapa makanan kemasan yang tidak memiliki izin edar, label halal dan BBPOM serta tidak tercantum massa kadaluarsanya. "Dari hasi temuan itu kami meminta daging kerbau India tersebut di tarik dari peredaran seperti halnya pihak Hypermart yang sudah menarik semua daging kerbau india ini dari pasaran," kata dia.

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar