#beras#Bencana#Lambar

Siaga Bencana, Lambar Siapkan 15 Ton Beras dan Gabah

( kata)
Siaga Bencana, Lambar Siapkan 15 Ton Beras dan Gabah
Dok Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Barat masih memiliki cadangan beras yang cukup untuk   kebutuhan kesiapsiagaan bencana. Kabid Ketersediaan Cadangan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Lambar Rusman mendampingi kepala Dinas Ruspan Anwar, mengatakan stok cadangan pangan Pemkab Lambar sampai Rabu 29 Januari 2020 ini sebanyak 1,074 ton gabah dan 13,950 ton beras.

Ke-1,074 ton gabah itu ditempatkan di gudang dinas, untuk beras dititipkan di Bulog. Stok cadangan pangan itu, merupakan sisa cadangan pangan tahun lalu dari hasil pengadaan ditahun 2016-2018.

"Pemkab menilai stok pangan itu dinilai cukup sehingga tahun 2019 dan 2020 ini belum ada rencana untuk penambahan cadangan pangan lagi," kata Rusman.

Ia menambahkan, pada 31 Desember lalu stok cadangan pangan Lambar masih sejumlah yakni 2,192 ton gabah dan 14,450 ton beras.

Namun selama Januari 2020 ini, Pemkab melalui Dinas Ketahanan Pangan sudah mendistribusikan kepada masyarakat yang mengalami bencana. Sehingga per 29 Januari ini sisanya tercatat 1,074 ton gabah dan 13,950 ton beras lagi.

Adapun pendistribusian beras dan gabah yang sudah dilaksanakan selama Januari ini adalah sebanyak 6 kali. Rincianya disalurkan kepada masyarakat yang mengalami kebanjiran di Pekon Purawiwitan pada 2 Januari lalu sebanyak 500kg.

Kemudian pada 6 Januari 50 kg kepada keluarga korban yang rumahnya tertimpah pohon. Pada 7 Januari 100kg kepada masyarakat Pekon Bandaragung yang mengalami kebakaran.

Lalu pada 8 Januari disalurkan kepada masyarakat yang rumahnya kebakaran di Sindangpagar (Sumberjaya). Pada 14 Januari disalurkan kepada masyarakat di Sp Sari yang rumahnya terdampak longsor dan masyarakat Pagardewa yang rumahnya terbakar.

Pendistribusian dilaksanakan setelah pihaknya mendapat pengajuan dari pihak yang membutuhkan. "Yang pasti stok cadangan pangan untuk saat ini dinilai cukup, baik untuk kebutuhan kerawanan pangan maupun untuk kesiapsiagaan bencana," kata Rusman.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar