#LAMPUNG#HUKUM

Setahun Lebih Dilaporkan ke Polresta, Pelapor Pertanyakan Kelanjutan Kasus Perusakan Rumah

( kata)
Setahun Lebih Dilaporkan ke Polresta, Pelapor Pertanyakan Kelanjutan Kasus Perusakan Rumah
Tangkapan layar CCTV dugaan pengrusakan rumah. Ist


Bandar Lampung (Lampost.co) – Kasus pengrusakan pagar dan bangunan rumah di Jalan Ryacudu, Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung yang ditangani Polresta Bandar Lampung hingga kini belum ada kejelasan. Padahal menurut pelapor, kasus itu telah dilaporkan satu tahun lebih.

Stefanus Djawanto, selaku pemilik rumah mengaku kasus itu sudah ditangani Satreskrim Polresta Bandar Lampung sejak Maret 2021 namun belum juga mendapatkan titik terang.

Stefanus mengatakan kasus tersebut seperti jalan di tempat. Sejauh ini kasus pengrusakan hanya menyeret satu orang tersangka, itupun belum masuk ke ranah pengadilan. Padahal lanjut dia, berdasarkan rekaman CCTV ada sekitar sepuluh orang lebih yang merusak pagar hingga bangunan menggunakan mobil crane.

"Sejauh ini baru satu orang, sudah ditahan padahal jelas di rekaman CCTV sedikitnya sepuluh orang. Ada yang membawa mobil crane serta merusak pagar, bangunan dan kendaraan," kata dia, Jumat, 23 September 2022.

Ia menerangkan, kasus pengrusakan berawal dari pembatalan sertifikat hak milik orang tua Stefanus yang ada sejak 1990. Sengketa tersebut sebenarnya masih berjalan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun pihak yang mengkalim tanah milik keluarga Stefanus telah melakukan pengrusakan bangunan tanpa menunggu putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

"Atas dasar itu kami melapor ke Polresta Bandar Lampung karena melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengrusakan yang dilakukan secara bersama-sama," kata dia.

Ia berharap agar Satreskrim Polresta Bandar Lampung bekerja profesional tidak hanya berhenti di satu tersangka melainkan menyeret semua orang yang terlibat berdasarkan bukti rekaman kamera CCTV.

"Itukan banyak semuanya juga ditangkap harusnya. Kok ini belum juga sudah satu tahun," kata dia.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan saat ini penyidik sedang melengkapi berkas perkara berdasarkan petunjuk jaksa. "Saat ini penyidik sudah melakukan penyidikan berkas sudah pernah tahap satu dan saat ini penyidik memenuhi petunjuk jaksa," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar