#pencabulan#kekerasanseksual#pringsewu

Sering Nonton Film Porno, Pencabul Anak di Pringsewu Ditangkap

( kata)
Sering Nonton Film Porno, Pencabul Anak di Pringsewu Ditangkap
Tersangka pelaku cabul berinisial ARR (22), warga Pringsewu ditangkap jajaran Polsek Pagelaran, Pringsewu, Jumat, 27 Mei 2022(Dok Polsek Pagelaran)


Pringsewu (Lampost.co) -- Tersangka pelaku cabul berinisial ARR (22), warga Pringsewu ditangkap jajaran kepolisian sektor (Polsek) Pagelaran, Pringsewu, Jumat, 27 Mei 2022.


Tersangka ditangkap di rumahnya sekitar pukul 22.00 WIB karena telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dengan korban ZK (13).

Kepala polsek Pagelaran Iptu Hasbulloh menjelaskan, aksi bejat yang dilakukan pelaku terungkap setelah orang tua korban merasa curiga dengan perilaku anaknya. 

"Ternyata setelah didesak, anaknya menceritakan perbuatan tersangka ARR terhadapnya," ungkap kapolsek di Mapolsek Pagelaran, Pringsewu, Sabtu, 28 Mei 2022.

Ia menjelaskan setelah mendengarkan cerita anaknya, orang tua korban tidak terima dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pagelaran.

Kapolsek menjelaskan berbekal laporan orang tua korban itu, polisi langsung menangkap pelaku di rumahnya. 

"Dari pengakuan tersangka, perilaku bejat dilakukan sebanyak tiga kali," ungkapnya.

Iptu Hasbulloh menceritakan aksi pencabulan dilakukan pada Rabu, 25 Mei 2022 sekira pukul 14.00 WIB dan pukul 21.00 WIB. Kemudian, pelaku kembali melakukan perbuatan cabul pada  Kamis, 26 Mei 2022 sekira pukul 20.00 WIB di salah satu kamar di rumah tersangka.

Menurutnya, dari pengakuan tersangka, sebelum beraksi, pelaku memberikan minuman keras (miras) kepada korban. Dalam kondisi mabuk itulah tersangka membawa ke kamar dan mencabulinya.

"ARR mengaku bebas melakukan aksinya karena kedua orang tuanya bekerja di Mesuji, " katanya.

Baca juga: Kerap Nonton Film Porno di Ponsel, Remaja Ini Cabuli Bocah 7 Tahun

Menurut Kapolsek, pelaku mengaku tidak sanggup menahan berahinya kepada korban yang masih duduk di SMP lantaran sering menonton film porno. 

"Kami sudah amankan pelaku dan BB: pakaian milik korban, kain sprei, dan selimut," ujar Iptu Hasbulloh.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 76d jo Pasal 81 Ayat (1) atau Pasal 76E jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perppu Nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal hingga 20 tahun penjara. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar